Advertisement

Ini 6 Tanda Utama Penderita OCD, Kamu Salah Satunya ?

S.N.A 5 11 18 Teras Health
Ini 6 Tanda Utama Penderita OCD, Kamu Salah Satunya ?

Terasjabar.id - Obsessive Compulsive Disorder (OCD) atau gangguan obsesif kompulsif menjadi salah penyakit mental yang banyak dikenal orang. Beberapa mungkin sering menyebut orang yang terlalu terorganisir dan teliti, atau orang yang bolak-balik cuci tangan atau terobsesi dengan kebersihan.

Namun OCD justru lebih dari hanya sekedar 'gila bersih-bersih'. Segala perilaku obsesif dan kompulsif dari pengidap OCD setidaknya menempati bagian besar dalam hidupnya dan akibatnya mengganggu jadwal harian mereka.

Tak hanya itu, OCD juga dapat memaksa orang untuk memiliki pikiran yang mengganggu dan mengerikan, sehingga mendorong mereka untuk menjauh dari mencari atau mendapatkan perawatan atau terapi. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 6 tanda utama seseorang mengidap OCD:

1. Terus-menerus merasa khawatir
Foto: Thinkstock

Gejala OCD bukan hanya perkara urusan detil-detil kecil dan kesempurnaan namun lebih membuat stres. Mereka yang mengidap OCD sering merasakan hasrat, pikiran dan pikiran lain tak diinginkan yang datang berulang dan menjadi masalah bagi mereka.

Kadang hal-hal terssebut juga merusak waktu tidur mereka dan malah menjadikan mereka berisiko timbul masalah mental lainnya.


2. Susah berkonsentrasi
Foto: (Thinkstock) 

Mirip dengan Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), para pengidap OCD memiliki kesulitan berkonsentrasi pada kegiatan dan fungsional rutin karena mereka menghabiskan waktu mereka untuk mengurusi hasrat dan obsesi mereka.

Walaupun ADHD dan OCD memiliki gejala-gejala yang hampir sama, pengobatannya cukup berbeda dan bermacam-macam.


3. Butuh terus-menerus untuk diyakinkan
Foto: ilustrasi/thinkstock 

OCD sering dipandang sebagai sebuah tanda dari perfeksionis, namun seseorang yang terus membutuhkan validasi dan persetujuan dari orang lain juga dapat didiagnosis dengan gangguan mental ini.

Terus-menerus meyakinkan merupakan salah satu tipe perilaku kompulsif dalam pengecekan (compulsive checking behaviour). Hal ini dilakukan sebagai ukuran aman untuk mengurangi kadar ancaman yang akan mereka hadapi.


4. Terobsesi dengan angka
Foto: Thinkstock

Salah satu hal yang populer dikenal dan umum terlihat pada pengidap OCD adalah para pengidapnya terobsesi dengan angka dan kadang dianggap jenius matematika. Angka menjadi sebuah obsesi baginya, mengganggu kehidupan harian mereka. Jika sampai terlewat, bisa mengakibatkan anxietas atau kekhawatiran berlebih dan melipatgandakan masalah mereka sendiri.


5. Takut bersosialisasi
Foto: Thinkstock

Tak seperti gangguan mental lainnya, pengidap OCD memiliki pemikiran soal obsesi mereka dan takut akan mengganggu hubungan mereka, terutama saat berurusan dengan anak-anak. Itu jadi salah satu mengapa pengidap OCD menghindari kontak sosial, mengisolasi diri sendiri dan merasa takut anak-anak dekat dengan mereka karena mereka berpikir bahwa mereka akan menyakitnya.


6. Sering terlambat
Ilustrasi terlambat. Foto: Marlinda/detikcom Ilustrasi terlambat. Foto: Marlinda/detikcom

Walau terkait dengan ketelitian yang mendetail dan berusaha untuk terkontrol dan selalu sempurna, terobsesi akan satu hal dan rutinitas dapat menghabiskan sebagian besar waktunya dan membuat mereka terlambat.

Kebiasaan kronis ini bisa membuat beberapa terasa khawatir soal tiba di waktu yang salah dan melupakan detail lainnya.

(Sari/Sumber : Detik.Com)


Related Post

Comment