Advertisement

Senin, 5 November 2018 13:39 WIB

Masyarakat Bingung Ruas Jalan Pasar Atas Mulai Ditutup untuk Relokasi Pedagang

Epenz —Teras Cimahi
Masyarakat Bingung Ruas Jalan Pasar Atas Mulai Ditutup untuk Relokasi Pedagang

Terasjabar.id - Penutupan ruas jalan sekitar Pasar Atas menyusul penggunaannya untuk relokasi pedagang Pasar Atas, membuat masyarakat Kota Cimahi kebingungan, Senin 5 November 2018. Banyak yang memaksa melintas hingga terpaksa memutar arah karena ruas jalan dibangun kios untuk tempat relokasi pedagang dan diterapkan rekayasa arus lalu lintas.


Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan sempat bingung melihat ruas jalan Pasar Atas ditutup. Petugas dari Dishub Kota Cimahi dan Satlantas Polres Cimahi terus menerus memberi arahan kepada pengendara agar mengikuti rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan di kawasan tersebut agar arus kendaraan tidak terhambat.


Salah satu pengendara, Dani (45), hendak mengantar sembako ke toko yang ada dekat Pasar Atas. "Padahal tinggal kesitu beberapa meter, tapi disuruh muter lagi. Ya susah lagi ini areanya sempit buat memutar. Enggak tahu mau ditutup, soalnya memang enggak tiap hari lewat sini," ujarnya.


Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Cimahi Redi Restian menambahkan, pihaknya menerapkan rekayasa arus lalu lintas untuk mendukung pembangunan pasar tersebut. "Rekayasa ditetapkan agar tidak terjadi hambatan arus kendaraan akibat ruas jalan ditutup," ujarnya.


Pihaknya menempatkan sejumlah rambu lalu lintas dan kelengkapan lain untuk mendorong kelancaran rekayasa arus lalin. "Untuk memberi petunjuk kepada masyarakat agar mengikuti rekayasa arus lalu lintas yang ditetapkan. Mungkin karena awal masih ada masyarakat yang bingung, tapi ke depan akan terbiasa karena penutupan jalan bakal cukup lama sampai pasar selesai dibangun," katanya.


Hal serupa diungkapkan Kasi Angkutan Dishub Kota Cimahi Ranto Sitanggang. "Angkutan umum mengikuti rute rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan saat ini. Biasanya belok langsung Pasar Atas, sekarang memutar dulu ke Jalan Babakan, lalu ke Pabrik Aci, kembali ke Kolmas," ujarnya.


Untuk melakukan penutupan jalan tersebut pihak Pemerintah Kota Cimahi sudah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.


"Karena penutupan ruas jalan akan dilakukan cukup lama hingga pembangunan Pasar Atas selesai. Kami sampaikan sosialisasi ke masyarakat," katanya.


Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Siti Rosida mengatakan, pihaknya menyiapkan 280 unit kios semi permanen di lokasi relokasi para pedagang Pasar Atas. Pembangunan kios yang menelan sekitar Rp 415 juta tersebut ditargetkan rampung pertengahan November 2018.


Ukuran kios yang disiapkan sebesar 2x2 m, pihaknya menyediakan satu kios untuk satu nama pedagang. "Kami sediakan kios sementara sesuai jumlah pedagang yang aktif.


Lokasi relokasi bagi para pedagang Pasar Atas berada di lahan kosong eks terminal dan sepanjang Jalan Pasar Atas. "Untuk di area parkir menampung 175 pedagang, di ruas jalan 105 pedagang," katanya.


Sementara untuk proses pembangunan dan revitalisasi Pasar Atas ditargetkan rampung akhir Desember 2018. Jika sesuai waktu, setelah dilakukan proses administrasi, para pedagang sudah bisa menempati kios barunya paling cepat awal Februari 2019.***


(Hadidena/Sumber: PikiranRakyat)

Cimahi



Related Post



Comment