Advertisement

Selasa, 20 Agustus 2019 10:06 WIB

Habiburokhman Apresiasi Pelebaran Trotoar Cikini sambil Kritik Anies

Putri Sulastri —Pendidikan
Habiburokhman Apresiasi Pelebaran Trotoar Cikini sambil Kritik Anies

Terasjabar.id- Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik pelebaran ruas trotoar di Cikini, Jakarta Pusat. Anggota Dewan Pembina Gerindra, Habiburokhman meminta agar semua pihak tidak saling mengkritik tanpa dasar, tetapi harus melakukan studi komprehensif atau semacam penelitian untuk membuktikan bermanfaat atau tidak fasilitas yang dibangun Pemprov DKI.

"Kalau gini nggak boleh ditanya urusan masing-masing pribadi, mesti ada studi komprehensif. Kalau saya secara pribadi, menurut saya banyak positifnya, walaupun jalannya lebih sempit, nah (tanggapan) Ferdinand beda, saya beda juga, tapi kalau studi komprehensif, misalnya tingkat kemacetannya bertambah sedikit tapi polusi turun kan misalnya gitu," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).


Habiburokhman memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI karena telah membenahi trotoar di Cikini dengan harapan pejalan kaki bisa lebih banyak sehingga bisa mengurangi polusi udara. Meski begitu, dia juga mengkritik Pemprov dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait sempitnya jalan masuk ke salah satu gedung di sekitar Cikini karena ada pelebaran trotoar itu.

"Tapi, ada sedikit kritikan di situ, di sana kan banyak keluhan-keluhan masyarakat, yaitu soal pintu masuk ke gedung-gedung, itu kan tinggi itu terlalu sempit, sehingga ada orang masuk ke satu gedung itu harus antre. Dan justru itu malah tambah macet, masalah seperti itu harus ada hotline dengan warga, jangan juga mentang-mentang kita belain, jadi seolah-olah nggak mau dikritik juga," katanya.

Warga Melintas di Trotoar Cikini yang Hampir RampungWarga Melintas di Trotoar Cikini yang Hampir Rampung Foto: Rengga Sancaya



Dia meminta agar Pemprov cepat tanggap mengatasi kemacetan karena pelebaran trotoar ini. Dia meminta Anies untuk memperhatikan kepentingan semua rakyat di kebijakannya.

"Kita juga ingin sampaikan ke Pak Gubernur, ini gimana gitu saya. Ada anggapan Pak Anies makin lama makin sulit diatur. (Maksudnya) Ya makin lama makin sulit diakses warga gitu, kok hal sederhana begitu, malah nanti kita membuat tujuan utamanya mengurangi kemacetan, malah nggak seperti itu," ucapnya.



Trotoar Cikini yang Hampir RampungTrotoar Cikini yang Hampir Rampung Foto: Rengga Sancaya



Diketahui, Selasa (19/8) trotoar Cikini sudah bisa digunakan sebagian warga yang hendak lewat. Mereka tampak asik berjalan tanpa diganggu kendaraan.

Politikus PD Ferdinand kembali mengkritik Pemprov DKI, menurutnya Pemprov tak seharusnya meneruskan proyek pelebaran trotoar itu. Alasannya warga Jakarta itu jarang yang berjalan kaki di sekitar Cikini. DIa menyebut seharusnya tak perlu ada perluasan trotoar di area Cikini.

"Pejalan kaki kalau di Jakarta ini sangat jarang ya, paling 1,2,3,4 yang melintas. Dan jarang-jarang, kenapa? karena cuacanya memang terik, jarang orang mau berjalan kaki untuk tempuh perjalanan, jarak dekat aja orang naik ojek sehingga lebar trotoar jadi mubazir dan tidak bermanfaat," kata Ferdinand kepada wartawan.



Begini Kondisi Proyek Trotoar yang Disebut Perparah Polusi Jakarta:



(Detik.com)





Related Post


 


Comment