Advertisement

Menilik keterlibatan dan bantuan negara asing pecahkan misteri jatuhnya Lion Air

Admin B 5 11 18 Hot News
Menilik keterlibatan dan bantuan negara asing pecahkan misteri jatuhnya Lion Air

Terasjabar.id- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengunduh Flight Data Recorder (FDR) Black Box Pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Investigasi kecelakaan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air ini melibatkan tenaga ahli dari beberapa negara sahabat.

Amerika Serikat mengirimkan 17 orang terdiri dari utusan Boeing selaku pemegang merek, General Electric selaku pembuat mesin, Federal Aviation Administration selaku badan sertifikasi pesawat AS, dan National Transportation Safety Board (NTSB) atau KNKT-nya AS.

"Kemudian dari Singapura ada tiga orang yang membantu pencarian black box di laut sekarang masih di kapal. Dan satu lagi membantu proses download FDR. Jadi Singapura ada empat orang," kata Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo di Kantor KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (4/11).

Sementara Australian Transport Safety Bureau (ATSB) atau KNKT-nya Australia mengirimkan dua orang untuk membantu mengunduh FDR. Arab Saudi juga tak mau ketinggalan dengan mengutus dua orang bergabung ke KNKT.

"Saudi Arabia ada dua orang statusnya observer untuk belajar melakukan investigasi, tidak terlibat (investigasi kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP) mereka," papar Nurcahyo.

                     

Sementara Australian Transport Safety Bureau (ATSB) atau KNKT-nya Australia mengirimkan dua orang untuk membantu mengunduh FDR. Arab Saudi juga tak mau ketinggalan dengan mengutus dua orang bergabung ke KNKT.

"Saudi Arabia ada dua orang statusnya observer untuk belajar melakukan investigasi, tidak terlibat (investigasi kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP) mereka," papar Nurcahyo.

Nurcahyo Utomo mengatakan, pihaknya baru melihat dua paramater dari sekitar 1.800 yang tersedia. Proses selanjutnya, KNKT tengah memilah parameter apa yang dibutuhkan untuk mengungkap misteri kecelakaan pesawat tersebut.

Analisa data dari black box itu belum bisa dilakukan hari ini. KNKT telah berkoordinasi dengan tim yang menangani black box agar segera mempersiapkan pengolahan data.

"Mereka akan lakukan persiapan pengolahan data kira-kira sampai malam ini. Jadi analisanya baru bisa kita mulai besok pagi. Jadi besok pagi tim lain baru bisa melihat penerbangannya seperti apa," tutur Nurcahyo.

Menurutnya, analisa penyebab kecelakaan berdasarkan data FDR tidak akan selesai dalam waktu satu atau dua hari ke depan. Apalagi bila parameternya banyak.

"Apabila ada keanehan dan kerusakan maka kita harus lihat lagi data perbaikan. Kita sudah ada data awal apa yang terjadi, tapi analisa masih akan panjang," ucap Nurcahyo.

(Nada/Sumber:Merdeka.com)

Related Post

Comment