Advertisement

Minggu, 4 November 2018 18:36 WIB

Bangun Infrastruktur Secara Masif, Jokowi Dibutuhkan Rakyat Jabar

Epenz —Hot News
Bangun Infrastruktur Secara Masif, Jokowi Dibutuhkan Rakyat Jabar

Terasjabar.id - Rakyat Jawa Barat sangat membutuhkan sosok Joko Widodo (Jokowi) yang fenomenal dalam menggenjot pembangunan infrastruktur, termasuk di Provinsi Jabar.

Hal itu dikatakan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) Provinsi Jabar Dedi Mulyadi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan oleh pemerintahan Jokowi saat ini perlu dilanjutkan.

Terlebih, Provinsi Jabar sangat luas, sehingga membutuhkan koneksivitas antardaerah yang mumpuni. Dedi menyatakan, upaya Jokowi dalam menghadirkan berbagai sarana infrastruktur menjadi pertimbangan rakyat Jabar untuk memilih Jokowi-Ma'ruf di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Jawa Barat membutuhkan Pak Jokowi untuk mewujudkan konektivitas wilayah. Ini daerah luas sekali, satu sama lain harus terkoneksi. Nah, caranya yaitu dengan membangun infrastruktur yang terkoneksi pula," papar Dedi seusai rapat TKD Jokowi-Ma'ruf di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Rabu (26/9/2018).

Dedi menegaskan, anggapan miring di balik kesuksesan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah saat ini perlu diluruskan, seperti anggapan bahwa infrastruktur tidak menyejahterakan masyarakat. Menurutnya, anggapan tersebut menyesatkan masyarakat. "Rakyat memang tidak makan infrastruktur, tapi rakyat butuh infrastruktur untuk makan," tegas Dedi.

Dedi menjelaskan, pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas ekonomi. Ditopang infrastruktur yang baik, kata Dedi, arus distribusi barang dan jasa pun akan lebih lancar. Tidak hanya itu, mobilitas manusia pun akan lebih cepat. Apalagi, era millenial menuntut masyarakat bertindak cepat, cermat, dan terarah.

"Keuntungan pembangunan infrastruktur itu ada dua. Pertama arus barang dan jasa. Kedua mobilitas manusia menjadi lebih cepat. Keduanya melahirkan profit dan benefit ekonomi secara langsung. Output-nya, kesejahteraan yang merata," paparnya.

Mantan Bupati Purwakarta itu mengaku mengalami langsung efek domino dari masifnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Jokowi. Saat menjabat sebagai bupati, Dedi pun fokus membangun infrastruktur yang berimbas pada kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Purwakarta.

"Pengaruhnya bukan saja item tadi. Nanti, sektor pariwisata akan ikut mendapatkan manfaat. Bagaimana wisatawan mau datang kalau infrastruktur kita gak bagus?" tukasnya.

Lebih jauh Dedi menyatakan, konektivitas infrastruktur juga dibutuhkan hingga tingkat desa. Dana desa yang selama ini menjadi andalan pemerintah pusat dalam pembangunan pedesaan harus terus dimaksimalkan.

Melalui cara ini, satu desa dengan desa lain tidak akan saling berkompetisi, melainkan saling melengkapi. Sebab, ada pertukaran potensi dan produk unggulan dari masing-masing desa tersebut.

"Kiai Ma’ruf menyampaikan konsep ekonomi Pancasila. Sebuah cara berekonomi yang tidak saling membunuh, tetapi saling menguatkan. Cermin pola ekonomi seperti itu ada di desa. Ada pertukaran hasil bumi dari satu desa dengan desa lain. Itu terjadi di pasar desa atau kecamatan dan itu buah infrastruktur yang bagus," tandasnya.


(Hadidena/Sumber: SindoNews)

Jokowi Ma'ruf Amin Pilpres



Related Post



Comment