Advertisement

Jalan kaki di garis pantai, tim SAR Pakisjaya fokus cari korban dan serpihan Lion Air

S.N.A 4 11 18 Hot News
Jalan kaki di garis pantai, tim SAR Pakisjaya fokus cari korban dan serpihan Lion Air

Terasjabar.id- Basarnas dan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, relawan fokus untuk menyisir melalui darat di sepanjang pantai Tanjungpakis ke arah Timur dan Barat. Ini sesuai petunjuk Basarnas pusat untuk mencari bagian tubuh korban dan serpihan-serpihan pesawat yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.

Pencarian melalui darat difokuskan ke arah Timur dari Tanjungpakis ke arah muara Pisangan, Muara Arakah, dan Muara Sedari dengan jalan kaki sepanjang pantai. Sementara dari arah Tanjungpakis ke arah Barat melalui Tanjungpakis, Muara Beting, Muara Bungin dan Muara Batavia arah Bekasi.

"Pencarian terbagus dari dua arah melalui darat, yaitu ke arah timur sepanjang pantai Karawang Utara dan ke arah Barat arah Pantai wilayah Bekasi," kata relawan BPBD Karawang, Kaming, Minggu (4/11).

Dia menuturkan tim gabungan yang terlibat pencarian di darat mulai dari Basarnas, TNI AD, Polri, BPBD dan relawan.

"Tim terbagi dari beberpa kelompok melalui jalur darat, untuk menyisir dan mengevakuasi bagian tubuh korban," katanya.

Pos Pakisjaya perpanjang masa pencarian

Basarnas resmi memperpanjang masa evakuasi korban dan pesawat Lion Air PK-LQP selama tiga hari. Termasuk posko di Pantai Tanjungpakis.

"Sesuai instruksi dari Basarnas pusat masa pencarian sesuai SOP selama 7 hari, waktu pencarian ditambah tiga hari," kata Humas Basarnas Bandung, Joshua, Minggu (4/11).

Joshua mengatakan masa pencarian diperpanjang mengingat masih banyaknya temuan yang didapatkan tim hingga hari ketujuh. Baik bagian tubuh korban maupun properti milik korban berupa dokumen, pakaian dan barang lainnya yang ditemukan di perairan Karawang.

"Operasi hari ketujuh, evakuasi korban diutamakan dengan melakukan penyisiran diperairan Karawang maupun melakukan melalui dari darat apabila mendapatkan info dari masyarakat sepanjang pantai utara Karawang," katanya.

Dia juga menjelaskan ,fokus pencarian Basarnas dan tim gabungan lainnya yang terlibat tetap untuk mencari dan mengevakuasi korban.Sebab saat ini, jumlah potongan tubuh korban jumlahnya terus bertambah.

"Banyaknya temuan tersebut, tim gabungan dan Basarnas tetap fokus proses pencarian di tempat jatuhnya pesawat karena tidak tertutup kemungkinan tertimbun lumpur atau terbawa derasnya arus bawah laut," imbuhnya.

(Nada/Sumber:Merdeka.com)

Related Post

Comment