Advertisement

Minggu, 4 November 2018 17:36 WIB

Prabowo: Saya Pertaruhkan Nyawa untuk Pancasila

Malda —Pendidikan
Prabowo: Saya Pertaruhkan Nyawa untuk Pancasila

Terasjabar.id - Calon Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, tidak pernah "pukul dada" sebagai Pancasilais. Namun ia mempertaruhkan nyawanya untuk Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya tidak pernah mengaku sebagai Pancasilais, tetapi saya pertaruhkan nyawa untuk Pancasila," kata Prabowo saat menghadiri deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di Jakarta, Ahad (4/11)

Prabowo menegaskan, Pancasila itu ada lima sila yang harus dijalankan seluruh rakyat Indonesia. Pada sila kelima ditulis "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."

Oleh karena itu, Prabowo mengatakan, ia dan Sandi memiliki dua tugas, yaitu menghilangkan kemiskinan dari bangsa Indonesia dan menegakkan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Kedua hal ini memiliki makna yang luas sehingga koalisi yang kami bentuk disebut Koalisi Indonesia Adil dan Makmur agar bangsa kita aman karena kemakmuran bersumber dari keamanan," ujarnya.

Prabowo juga menyoroti kebijakan impor yang dilakukan oleh Pemerintah dalam sandang dan energi yang mencerminkan belum berdaulatnya bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Prabowo berjanji apabila menjadi presiden, ia dan Sandi akan mewujudkan Indonesia yang berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Sehingga tidak impor bahan pangan dan energi, bahkan Indonesia bisa swasembada.

"Saya bersaksi kalau saya dan Sandi menerima mandat rakyat maka akan membuat Indonesia berdiri di atas kaki sendiri sehingga kita mampu swasembada pangan dan energi. Oleh karena itu, ke depannya tidak perlu lagi kita impor 1,3 juta barel minyak," katanya.

Ia mengingatkan, Indonesia saat ini sedang menghadapi kekuatan besar yang berasal dari luar negeri yang menginginkan Indonesia tidak kuat dan tak berdaulat dan tak bisa berdiri di atas kaki sendiri. Oleh sebab itu, kata Prabowo, rakyat Indonesia tidak boleh lemah. Kalau lemah, akan diinjak dan didikte oleh negara lain.

 

 

 

(Tika/Sumber:Republika.co.id)

 

Prabowo Pertaruhkan Nyaw Pancasila



Related Post



Comment