Advertisement

Jumat, 16 Agustus 2019 08:32 WIB

Olahraga Sebelum Tidur Malam, Apakah Baik untuk Kesehatan?

Muhammad Fauzi Fikri —Teras Health
Olahraga Sebelum Tidur Malam, Apakah Baik untuk Kesehatan?

Terasjabar.id - Termasuk tim manakah kamu, orang yang senang berolahraga di pagi hari? Atau kelompok orang yang hobi melakukan olahraga sebelum tidur di malam hari?

Bukan rahasia lagi bahwa olahraga sangat bermanfaat bagi tubuh, baik untuk kesehatan fisik maupun mental seseorang.

Bagi yang memiliki profesi pekerja kantoran dan mobilitas tinggi, mungkin akan terasa sulit untuk menyisihkan waktu berolahraga di pagi hari. Setelah pulang kerja pada sore atau malam hari, barulah ada kesempatan.

Namun banyak yang beranggapan bahwa olahraga malam bisa berdampak negatif pada siklus tidur. Benarkah anggapan ini?

Sempat menjadi perdebatan, apakah berolahraga sebelum tidur di malam hari baik atau tidak, dan akankah mengganggu kualitas tidur.

Pada dasarnya, kita boleh melakukan kegiatan olahraga sebelum tidur di malam hari, selama tidak mengganggu pola dan siklus tidur. Namun jika memiliki gangguan tidur tertentu, kamu tidak disarankan untuk melakukannya.

Dulunya, para pakar tidak merekomendasikan olahraga di malam hari demi menjaga kebersihan tubuh sekaligus kualitas tidur yang baik.

Namun penelitian terbaru dari Institut Teknologi Konfederasi Zürich menyatakan bahwa olahraga di malam hari boleh saja untuk dilakukan. Tidak hanya itu, olahraga sebelum tidur justru berguna untuk membantu kita agar dapat tidur pulas dengan lebih cepat dan durasi tidur nyenyak yang lebih lama.

Meski demikian, tetap ada syarat yang harus dipenuhi. Kita harus menghindari jenis olahraga yang sangat melelahkan atau berintensitas tinggi, setidaknya satu jam sebelum tidur.

Pasalnya, jika berolahraga dalam waktu kurang dari satu jam sebelum tidur, kita akan butuh waktu lebih lama untuk tertidur dan kualitas tidur menjadi buruk.

Seperti yang telah disebutkan di atas, kita dianjurkan untuk menghindari jenis olahraga berat pada malam hari. Cukup olahraga ringan untuk meregangkan otot-otot agar dapat lebih rileks sekaligus melepas stres sepanjang hari. Ketika tubuh dan pikiran tenang, kita pun dapat lebih mudah tertidur.

Beberapa olahraga ringan yang dapat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas tidur misalnya yoga, pilates, peregangan otot, dan relaksasi.

Di samping olahraga sebelum tidur di malam hari, kita pun bisa mencoba teknik meditasi agar pikiran bisa lebih tenang. Pertama, ciptakan suasana hening dan redup.

Kemudian, duduklah di lantai dengan posisi yang nyaman. Jangan lupa untuk melepaskan alas kaki dan memejamkan mata. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, dan keluarkan melalui mulut. Jernihkan pikiran dan fokuskan pada pernapasan.

Meditasi baik untuk dilakukan selama beberapa menit. Durasi idealnya adalah selama 25 menit per hari.

Waktu terbaik untuk berolahraga

Banyak yang bertanya-tanya, apakah ada waktu terbaik untuk berolahraga. Jawabannya, tidak ada. Setiap orang berbeda-beda dan punya waktu terbaiknya sendiri untuk berolahraga.

Tubuh memiliki ritme sirkadian masing-masing, dan umumnya tidak bisa diubah. Irama inilah yang akan menentukan kamu termasuk tim pagi atau malam.

Ritme sirkadian memberi pengaruh terhadap fungsi tubuh, seperti tekanan darah, suhu tubuh, kadar hormon, dan detak jantung. Semua hal ini juga berperan penting dalam kesiapan tubuh seseorang untuk berolahraga.

Oleh sebab itu, kamu sebaiknya menyesuaikan waktu olahraga terbaik dengan ’jam tubuh’ tersebut, baik itu olahraga malam maupun pagi.

Olahraga sebelum tidur di malam hari maupun saat bangun tidur di pagi hari, sama-sama bermanfaat asal dilakukan secara konsisten.

Kamu mungkin sering mendengar anggapan bahwa pagi hari adalah waktu paling tepat untuk berolahraga. Namun jika tidak terbiasa untuk bangun lebih pagi, tidak perlu khawatir. Kapanpun kamu berolahraga, yang terpenting adalah ketekunan dan komitmen dalam melakukannya.



(linetoday.com)

Olahraga Tidur Malam Kesehatan



Related Post



Comment