Advertisement

Kamis, 15 Agustus 2019 12:01 WIB

Tak Hanya 2, Video Panas " Vina Garut" Ternyata Ada 44, Dijual Seharga Rp 50 Ribuan

Dea —Hot News
Tak Hanya 2, Video Panas

Terasjabar.id - Kasus video panas"Vina Garut" terus berkembang.

Video adegan ranjang tiga pria dengan seorang wanita tersebut ternyata jumlahnya cukup banyak.

Meski yang tersebar lewat media sosial dan WhatsApp hanya ada dua rekaman, namun ternyata videonya ada 44.

Bahkan video tersebut dijual seharga Rp 50 ribu.

Yana (32), warga Desa Tarogong Kecamatan Tarogong Kidul adalah salah satu yang mendapatkan video tersebut.

Dia mengaku mendapat video mesum tersebut dari salah satu grup Whatsapp.

Ia pun sempat meragukan pemeran di video itu berasal dari Garut.

"Saya kemarin terima dari teman. Enggak tahu itu benar orang Garut atau bukan. Cuma mukanya kayak orang Indonesia. Ada juga yang nyebut kayak Thailand," kata Yana, kemarin.

Ia menyebut, video tersebut sudah banyak tersebar. Bahkan Yana menuturkan jika video itu diperjualbelikan di twitter.

Ia melihat admin di akun twitter itu menjual video lengkap seharga Rp 50 ribu.

"Teman saya juga sudah banyak yang nge-share. Bahkan dari Bandung dan daerah lain juga ramai," ucapnya.

Akun twitter 'Berbagi File Gratis' meminta bayaran pulsa sebesar Rp 50 ribu untuk mendapatkan semua video.

Totalnya ada 44 video aksi mesum yang bisa didapat.

Nantinya admin akun twitter itu akan memberi link google drive kepada pembeli video.

Puluhan video itu merupakan aksi gangbang yang diberi nama 'Vina Garut'. Terdapat dua part video. Masing-masing part, terdiri dari 22 video.

Agar calon pembeli percaya, admin akun twitter itu juga menyertakan testimoni dari orang yang telah membeli video.

"Beberapa testi pembelian video vina garut. Yang masih minat, silahkan DM," tulis admin sembari menyertakan foto testimoni.

Farhan (37), warga Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota menyebut iseng dan mencoba membeli video lengkapnya. Ia pun mengirim pulsa kepada admin tersebut.

"Dia lalu kasih link di google drivenya. Kalau yang beredar kan cuma dua video. Karena beli, jadi ada 44 video," ujar Farhan.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyebut masih menelusuri penyebar video tersebut. Budi menyebut ada lebih dari satu video yang beredar.

"Masih kami dalami juga soal videonya. Kami lacak dulu pelakunya. Biar ketahuan hubungannya antara pelaku dan penyebar video," kata Budi.




(tribunjogja.com)





Related Post



Comment