Advertisement

Kenali Faktor Pemicu Nyeri Pinggang Bawah yang Mulai Menyerang Usia Muda

Dea 4 11 18 Life Style
Kenali Faktor Pemicu Nyeri Pinggang Bawah yang Mulai Menyerang Usia Muda

Terasjabar.id - Pekerjaan sekarang ini banyak yang menuntut seseorang duduk di depan layar. Belum lagi bila orang tersebut bepergian menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil. Otomatis dirinya harus duduk di belakang kemudi selama menempuh perjalanan.

Kondisi tersebut tentunya tidak baik untuk tubuh. Bayangkan berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk? Bisa mencapai berjam-jam bukan? Maka tak heran bila sekarang ini sebanyak 80% orang dewasa mengalami masalah nyeri pinggang bagian bawah atau akrab disebut dengan istilah low back pain.

“Sebanyak 90% dari jumlah tersebut biasanya nyeri pinggang akan membaik dalam jangka waktu 6 minggu. Mayoritas nyeri terjadi karena otot yang kaku sehingga dengan istirahat dan minum obat di warung atau dari resep dokter bisa sembuh. Sementara 5% lainnya kondisi akan membaik dalam waktu 3 bulan karena berhubungan dengan saraf tulang belakang dan pinggul. Ada pula 5% yang perlu pengobatan intensif, bahkan ada 1% yang merasakan nyeri menjalar ke kaki atau tangan dan 1-3% mengalami 1-3% penekanan saraf oleh bantalan sendi pada tulang,” ujar dokter spesialis bedah syaraf, Dr. dr. Wawan Mulyawan SpBS(K), SpKP.

Ditemui Okezone dalam sebuah acara, Jumat (2/11/2018), di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dr Wawan juga menjelaskan bila selain minum obat atau fisioterapi, pada tahap tertentu nyeri punggung bagian bawah harus dioperasi. Oleh karenanya, sangat penting untuk mengenal gejala-gejela yang terjadi agar bisa ditangani sedini mungkin. Gejala yang mungkin dialami antara lain rasa nyeri seperti ditusuk, ditekan, rasa panas, dan rasa pegal, kesemutan, rasa tebal, atau bahkan kelemahan motorik pada tangan dan kaki (kelumpuhan).


nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bagian bawah dipicu dari berbagai hal. Salah satunya duduk terlalu lama. “Duduk terlalu lama itu tidak baik. Jadi kalau bisa waktu berada di depan komputer hanya 1 jam, setelah itu berdiri atau berjalan-jalan sekitar 5-6 menit. Sebab berdiri terlalu lama juga tidak baik,” tambah dokter yang bertugas di Brain and Spine Bunda Neuro Center Jakarta itu.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bila posisi yang baik sebenarnya adalah berbaring karena gayanya paling rendah menekan pinggang. Tapi tentu hal itu tidak bisa dilakukan selagi bekerja. Jadi cara yang paling baik memang mengontrol waktu duduk lalu diselingi dengan berdiri aray berjalan-jalan sebentar. Namun tentu posisinya juga harus benar yaitu tegak.

“Berdiri atau duduk condong ke depan dapat memberikan efek ke pinggang dan memprovokasi nyeri. Selain itu ada gerakan berbahaya yaitu rotasi (memutar pinggang),” tambah dr Wawan. Tak hanya postur tubuh, berat badan berlebih dan aktivitas berlebih juga dapat memicu nyeri pinggang.

(Sasa/Sumber:Okezone.com)

Related Post

Comment