Advertisement

Sabtu, 10 Agustus 2019 17:25 WIB

Daftar Tunggu Haji di Bandung Barat Capai 16 Tahun

Dea —Teras KBB
Daftar Tunggu Haji di Bandung Barat Capai 16 Tahun

Terasjabar.id - Hingga tahun ini, jumlah calon jemaah haji di Kabupaten Bandung Barat yang masih dalam daftar tunggu mencapai 16.891 orang. Dengan kuota yang ditentukan pemerintah Arab Saudi, daftar tunggu haji bisa mencapai 16 tahun.

“Untuk calon jemaah haji reguler, memang kuota yang ditentukan terbatas. Kecuali jika mereka memilih berangkat dari jalur lain, itu bisa lebih cepat,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat pada Sekretariat Daerah KBB Asep Hidayatullah, Jumat, 9 Agustus 2019.

Sementara itu, untuk memfasilitasi keberangkatan dan pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan anggaran sekitar Rp 500 juta. Fasilitas ini disediakan bagi jemaah sebelum berangkat, selama di tanah suci, hingga kembali ke tanah air.

Asep Hidayatullah mengungkapkan, hal itu sesuai dengan peraturan daerah tentang haji, di mana pemerintah daerah wajib memfasilitasi para jemaah haji asal daerahnya.

“Setiap tahun, anggarannnya kurang lebih sama, sekitar Rp 500 juta,” ucap Asep.

Dia mengungkapkan, fasilitas yang disediakan pemerintah daerah sudah termasuk biaya transportasi, sewa gedung, hingga konsumsi selama di tanah suci. Dengan demikian, jemaah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya pribadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka selama beribadah haji.

Menurut Asep, tahun ini ada 1.129 jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat yang terbagi ke dalam 3 kloter, yakni Kloter 56, 66, dan 93. “Semua jemaah sekarang sudah berada di tanah suci dan akhir pekan ini bersiap untuk ibadah inti, yaitu wukuf di Arafah,” tuturnya.

Pada musim haji, ini, lanjut dia, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna juga turut melaksanakan ibadah haji. Meski demikian, Bupati tidak ikut dalam kloter asal Bandung Barat, melainkan berangkat dengan jalur lain.

Pemeriksaan kesehatan

Untuk memastikan kesehatan para calon jemaah haji, pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan kesehatan mereka sebelum berangkat. Di Kabupaten Bandung Barat, pemeriksaan kesehatan dilakukan di Lab Kesehatan Daerah di Cimareme.

Direktur RSUD CIkalongwetan Ridwan Abdullah Putra sebelumnya mengimbabu agar para calon jemaah haji menjaga kesehatan agar bisa beribadah dengan optimal. Khusus bagi para lansia, juga perlu membawa obat-obatan khusus sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sebab biasanya, lansia lebih rentan terkena penyakit jika melakukan aktivitas yang melelahkan, seperti ketika tengah melaksanakan ibadah haji.

"Biasanya lansia banyak yang terkena hipertensi, sehingga obat tersebut juga harus dibawa. Begitu juga dengan lansia yang memiliki penyakit lain, perlu membawa obat-obatan khusus untuk penyakitnya," ujar Ridwan.

(pikiran-rakyat.com)

Daftar Tunggu Haji Bandung Barat Capai 16 Tahun



Related Post



Comment