Advertisement

Kamis, 8 Agustus 2019 08:34 WIB

Garut Masuk Dua Besar Kasus Stunting di Jawa Barat

Alip Bagja Nur Ilahi —Teras Health
Garut Masuk Dua Besar Kasus Stunting di Jawa Barat

Terasjabar.id – Pemerintah Kabupaten Garut punya pekerjaan rumah besar. Pemda mengupayakan menurunkan angka stunting atau gagal tumbuh anak usia 0 hingga 5 tahun di Kabupaten Garut. Data yang dihimpun, di Kabupaten Garut terdapat 10 desa yang menjadi penyumbang stunting. Dengan fakta itu, Garut masuk dua besar kasus stunting di Jawa Barat.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menuturkan, sejak 2017 Pemerintah Kabupaten Garut sudah melakukan pelbagai upaya untuk menurunkan angka stunting. Khususnya di 10 desa yang menjadi penyumbang. "Salah satunya di Desa Simpang, Kecamatan Cibalong. Di 2017 ada 41 anak yang masuk kategori stunting," ujarnya, Rabu (7/8).

Setelah dilakukan penanganan, jumlah anak yang dikategorikan stunting di desa tersebut mengalami penurunan cukup signifikan. Hasilnya, pada 2018 jumlah anak stunting turun menjadi 12 anak dari sebelumnya 41 anak. Namun kondisinya kembali naik di tahun ini.

"Anehnya tahun ini jumlahnya kembali naik menjadi 18 orang, padahal kita sudah melakukan upaya penanganan. Dalam proses penanganan ini kan setiap anak diukut tingginya. Saat ini kita sedang mencari penyebabnya apa yang memicu naiknya kasus stunting ini, katanya.

Helmi akan terus melakukan pemantauan kepada seluruh anak di Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, termasuk memerhatikan asupan gizinya.

"Kalau melihat jumlah anak di sana memang yang menderita stunting ini di kisaran 5,07 persen dari 355 anak. Masih ada dalam batasan normal. Tetapi tetap saja kita akan berupaya lebih lagi," ucapnya.

 

 

 

 

 

(Merdeka.com) 

Garut Besar Kasus Stunting Jawa Barat



Related Post



Comment