Advertisement

Pasar Unpad, Tradisi Minggu Pagi di Jatinangor Itu Kini Terancam Hilang

Dea 24 7 19 Hot News
Pasar Unpad, Tradisi Minggu Pagi di Jatinangor Itu Kini Terancam Hilang

Terasjabar.id - WARGA atau mahasiswa yang berkuliah di Jatinangor sudah sangat akrab dengan Pasar Unpad, pasar kaget yang beroperasi setiap sejak Minggu pagi hingga siang.

Seperti pasar kaget lainnya, Pasar Unpad menjual berbagai jenis barang mulai dari makanan, pakaian, perabot rumah tangga, hingga buah-buahan. Harga yang ditawarkan tergolong murah sehingga Pasar Unpad selalu dipadati pengunjung.

Aktivitas Minggu pagi itu dinamai Pasar Unpad karena pada awalnya pasar berada di dalam kampus Unpad Jatinangor, kemudian berpindah ke Universitas Winaya Mukti/Unwim (sekarang menjadi ITB) dan saat ini berlokasi di gerbang atas Unpad menuju Bumi Perkemahan Kiarapayung.


PASAR Unpad di Jatinangor/YASIR ABDI THOYIB

Meskipun sudah tidak berada di dalam kampus dan namanya resminya menjadi Pasar Minggu Jatinangor, penyebutan Paun (Pasar Unpad) sudah melekat di benak warga.

Menurut Erawan selaku bendahara Pasar Unpad, alasan dipindahkannya pasar adalah karena tempat sebelumnya merupakan wilayah universitas sehingga dapat mengganggu kebersihan dan ketertiban kampus. Kini, sudah 6 tahun lamanya Pasar Unpad menempati sepanjang jalan menuju Kiarapayung.

Terdapat sejumlah perbedaan dengan pasar saat masih digelar di dalam lingkungan kampus. Saat di dalam kampus, pengunjung bisa berkeliling mengitari pasar. Namun saat ini, karena jalur yang memanjang, pengunjung banyak yang tidak sampai ke ujung pasar. Hal itu menyebabkan sepinya pengunjung di ujung utara pasar.

Terdampak pembangunan tol

Sepinya pengunjung diperparah dengan adanya proyek tol Cisumdawu. Jalan yang ditempati pasar saat ini sering dilalui kendaraan besar. Imbasnya, jalan rusak. Bila musim hujan tiba, jalan menjadi tidak layak untuk dipakai berjualan. Perbaikan jalan dilakukan dengan menimbun lubang-lubang memakai pasir. Namun, hal itu justru membuat lingkungan berbedu saat musim kemarau.

Akhirnya, banyak pedagang di bagian ujung utara pasar yang kemudian pindah ke dekat Gerbang BNI Unpad di perempatan jalan raya Jatinangor. Perpindahan pedagang itu membuat pasar semakin tidak tertata.

Para pedagang dibuat resah dengan beredarnya kabar bahwa akan ada pelebaran jalan menuju proyek tol Cisumdawu. Hal itu dikhawatirkan akan membuat Pasar Unpad tidak digelar dalam waktu lama.

“Mungkin dalam waktu dekat akan ada pertemuan yang membahas hal ini karena pihak pengelola juga tidak bisa berbuat banyak,” ucapnya.

(pikiran-rakyat.com)

Related Post

Comment