Advertisement

Rabu, 24 Juli 2019 08:56 WIB

Pagi Ini, Arya Permana Jalani Operasi Plastik Tahap Pertama

Dea —Teras Bandung
Pagi Ini, Arya Permana Jalani Operasi Plastik Tahap Pertama

Terasjabar.id - Pasien obesitas Arya Permana (13) akan menjalani proses operasi plastik pembuangan gelambir kulit tahap pertama di RSUP dr Hasan Sadikin, Kota Bandung, Rabu  Juli 2019.. Arya akan ditangani oleh tim dokter yang berasal dari tujuh departemen kedokteran di antaranya yaitu bedah plastik, dokter anak, gizi, rehab medik, dan psikiatri.

 Ketua tim penanganan Prof Dida Gurnida, Sp.A(K) mengatakan, operasi dilakukan setelah mereka melakukan perawatan Arya selama satu pekan ke belakang. Arya pun dinilai siap untuk naik meja operasi. Pihaknya telah membentuk tim dan siap melakukan tindakan pada Arya untuk tahap pertama.

"Berat badan Arya menyusut cepat, sehinggga di seluruh bagian tubuh bergelambir karena penurunannya cepat. Jadi riskan jika dibiarkan. Mengganggu fungsi seperti berat mengangkat tangan dan menekuk tubuh. Juga secara estetik membuat dia jadi minder di hadapan teman-temannya," kata dia pada jumpa pers di RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa 23 Juli 2019.

Prof Hardisiswo Soedjana, spesialis bedah plastik yang juga ketua tim dokter bedah menuturkan, operasi akan berlangsung 2-3 jam dengan mengerahkan enam dokter bedah plastik. Keenam dokter tersebut dibagi dua kelompok sesuai dengan bagian tubuh Arya yang akan diangkat kulitnya yaitu bagian lengan kiri dan kanan Arya.

"Waktu operasi diperkirakan 2-3 jam. Kami tidak akan buru-buru karena untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi pedarahan dan teknis halus lainnya," kata dia pada kesempatan yang sama.

Menurut dia, operasi tersebut bisa mereduksi setidaknya 3 kg dari total bobot Arya yang sudah berada di angka 80 kg itu.

Selanjutnya, usai operasi, Arya harus melalui perawatan, dan bisa pulang ketika dianggap sudah layak. Namun Arya tetap harus menggunakan pakaian khusus atau pressure garment guna menekan luka bekas operasi agar tidak menimbulkan efek samping operasi seperti pendarahan dan iregulitasi. Baju tersebut didesain khusus untuk mereka yang baru menjalankan operasi seperti Arya dan pasien luka bakar.

"Baju ini elastis tapi bisa menekan bekas luka agar tidak menonjol bahkan bekas lukanya nanti tidak terlihat. Arya harus menggunakan baju ini selama tiga bulan. Saat ini bajunya sudah dibuat sama orang Depok, bahannya asal Amerika tapi dia yang jahit di sini," ujar dia.

Hardi pun mengatakan, selama dua minggu, bagian tubuh Arya yang dioperasi tidak boleh kontak dengan air. Selain itu selama sebulan menghindari aktivitas berat dan menghindari ancaman infeksi karena baju tersebut tidak steril.

Selanjutnya, usai menjalankan operasi tahap pertama, Arya akan dijadwalkan kembali untuk menjalankan operasi tahap kedua hingga keempat. Adapun interval atau jeda antar tahap bisa 3-6 bulan. Dengan demikian, tahapan operasi pengangkatan gelambir kulit Arya bisa tuntas dalam dua tahun jika interval 6 bulan untuk masing-masing tahapan.

"Yang dioperasi seluruh lengan, kemudian tahap kedua dada payudara, ketiga perutnya, keempat paha dan betis," tutur dia.

Direktur Utama RSUP dr Hasan Sadikin R.Nina Susana Dewi mengatakan, terkait dengan biaya operasi Arya sepenuhnya akan ditanggung oleh rumah sakit.

"Arya pasien BPJS, kami cover seluruhnya. Untuk itungannya kami sudah melakukan sebelumnya. Kira-kira, untuk filling kita hitung setelah tindakan itu Rp 40-50 juta," ucap dia.

(pikiran-rakyat.com)





Related Post



Comment