Advertisement

Ada Balita Tewas, Pemkot Solo Pangkas Pohon di Tepi Jalan Protokol

Dea 24 7 19 Hot News
Ada Balita Tewas, Pemkot Solo Pangkas Pohon di Tepi Jalan Protokol

Terasjabar.id - GARA-GARA kasus meninggalnya seorang anak bawah lima tahun (Balita), Kaivan Azzam Nur Ridho, akibat tertimpa pohon tumbang saat berekreasi di kawasan car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo, pohon-pohon pelindung di jalan protokol Slamet Riyadi yang rawan rawan tumbang dipangkas. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memimpin pemangkasan dahan-dahan di ketinggian yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Solo, pada Selasa (23/7/2019).

Hadi Rudyatmo menjelaskan kepada wartawan, dia memerintahkan agar pepohonan yang dahannya rawan patah dan yang rawan tumbang, khususnya di sepanjanh Jl. Slamet Riyadi supaya dipangkas. Kebijakan itu sebagai antisipasi agar kejadian yang menelan korban jiwa tidak terulang lagi.

"Kejadian pohon tumbang yang menelan korban kemarin merupakan korban yang kedua. Saya berharap ini korban yang terakhir, jangan ada lagi korban kena pohon tumbang,” katanya.

Sebelum terjadinya musibah yang menelan korban jiwa, menurut Wali Kota Solo itu, dia telah memerintahkan DLH agar memangkas pepohonan yang rindang namun rawan patah. Berdasarkan pengamatannya banyak pohon pelindung yang dinilai rawan patah dan membahayakan keselamatan pemakai jalan yang melintas.

Dalam pemangkasan pohon-pohon berusia puluhan tahun tersebut, Dinas Lingkungan Hidup didukung petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Lokasi pemangkasan dan peremajaan pohon pelindung, selain di Jalan Slamet Riyadi, juga di Jalan Adi Sucipto, kawasan Jurug, Jalan Ir. Sutami dan Jalan Kolonel Sutarto.

Dalam kasus meninggalnya anak Balita, Kaivan Azzam Nur Ridho, Pemkot Solo memberikan uang dukacita sebesar Rp 50 juta kepada keluarga korban. Bantuan uang dukacita Rp 50 juta yang diambil dari anggaran tak terduga tersebut, Wali Kota Solo, sebagai bentuk kepedulian Pemkot Solo terhadap keluarga korban yang tinggal di Kampung Tegal Ayu RT 03 RW II, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo.

(galamedianews.com)

Related Post

Comment