Advertisement

Jakarta Tuan Rumah Ajang Balap Mobil Formula E

Muhamad Fauzi Fikri 17 7 19 Sport Style
Jakarta Tuan Rumah Ajang Balap Mobil Formula E

Terasjabar.id - DKI Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah ajang balap mobil bergengsi Formula E pada musim 2020-2012 mendatang. Ajang balap mobil dengan kendaraan bertenaga listrik itu akan menggunakan sirkuit dengan rute Silang Monas Tenggara-Jalan MI Ridwan Rais-Tugu Tani-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Selatan-Wisma Antara-Kedubes AS-Silang Monas Tenggara.  

Namun ajang balap Formula E yang telah dimulai sejak 2014 itu dikhawatirkan akan membuat kemacetan sekitar wilayah Jakarta. Dalam persaingan tim konstruki ajang Formula E, tim balap tidak hanya dari Eropa seperti Renault e.dams dari Prancis dan Audi Sport Abt Scheaffler dari Jerman. Bahkan tim balap dari Tiongkok DS Techeetah menjadi juara musim ajang balap Formula E pada musim 2018-2019. 

Kini Formula E dikuasi pembalap asal Prancis Jean-Eric Vergen. Bahkan mantan pembalap Formula 1 dari tim Scuderia Toro Rosso mampu menjuari selama dua musim berturut-turut.

Di ajang Formula E, ada pembalap berbakat dari Brasil Nelson Piquet Jr. Putra pembalap dari juara dunia Formula 1 tuga kali yang Nelson Piquet adalah juara Formula E musim 2014-2019.  

Sementara itu, selama musim 2018-2019, sebanyak 12 negara di kawasan Eropa, Amerika, dan Asia menjadi tuan rumah. Di kawasan Asia, negara yang menjadi tuan rumah balapan Formula E adalah Tiongkok, Korea Selatan, Saudi Arabia, dan Hong Kong,   

Terkait rencana Jakarta, Indonesia menjadi tuan rumah ajang Formula E pada 2020, sejumlah kalangan event berkelas dunia dikhawatirkan bisa menimbulkan kecametan lalu lintas di seputar Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan penyelenggaraan ajang balap Formula E tidak akan menimbulkan kemacetan. "Enggalah, Kan ada rekayasa lalin, ada pengalihan, " kata Taufik saat dihubungi, Jakarta, Rabu, (17/7).

Taufik mencontoh pada kegiatan Jakarnaval ulang tahun Jakarta beberapa waktu lalu yang berjalan dengan lancar. "Kaya ulang tahun Jakarta kan ada pengalihan, karnaval ada pengalihan. Itu kan pasti (diadakan) hari libur, " jelasnya.

Dikatakanya, bila kemudian ajang Formula E tersebut benar-benar dapat dilakukan di Jakarta nantinya, akan memberikan manfaat ekonomi bagi Jakarta.

"Pasti nanti ada putaran ekonomi dong di situ, Karena kan penontonnya mungkin bisa sampai 30 ribuan kali itu, " ujarnya.

Taufik meyakini bahwa Jakarta sudah sangat memadai untuk menjadi tuan rumah ajang Formula E tersebut.

"Saya kira Jakarta sudah memadai kok. Monako dan Singapura aja bisa di jalan raya sebagai sirkuit Formula 1 masa Jakarta ga bisa, Monako bisa di jalan raya karena tidak mempunyai sirkuit. Saya yakin Jakarta juga bisa. Nanti tim teknis yang akan membahas, " ujar Taufik. (OL-09)

(linetoday.com)

Related Post

Comment