Advertisement

Fantastis, Nilai Pajak Mukena Syahrini Disebut Mencapai Rp1,75 Miliar

Fantastis, Nilai Pajak Mukena Syahrini Disebut Mencapai Rp1,75 Miliar
Editor: Dea Teras Seleb —Jumat, 31 Mei 2019 13:03 WIB

Terasjabar.id - Syahrini memang dikenal sebagai sosok yang gemar melakukan terobosan baru, mulai dari gaya berbicara hingga busana yang serba glamor. Kali ini pelantun Sesuatu itu mulai merambah dunia bisnis dengan mukena di bawah label namanya.

Bukan Syahrini namanya jika mukena yang dijual itu tidak spesial, diketahui jika alat shala tersebut terbuat dari satin silk yang eksklusif serta penambahan aksen emas 24 karat. Dengan bahan mahal tersebut sudah bisa dibayangkan berapa harganya? Berdasarkan informasi yang beredar, mukena Syahrini dibanderol Rp3.500.000.

Meski harga sebuah mukena itu terbilang cukup merogoh kocek yang dalam, namun tidak sedikit dari masyarakat yang antusias untuk mendapatkan produk dari istri Reino Barack itu.

 Syahrini


Setidaknya sudah ada 5.000 mukena yang sudah dijual kepada pembelinya. Mewakili sang kakak, Aisyahrani mengucapkan rasa terima kasihnya.

“Masha Allah terharu atas pemesanannya. Terima kasih untuk semua pecinta Incess di seluruh Indonesia dan mancanegara,” tulis Rani.

Namun akumulasi dari penjualan mukena Syahrini tiba-tiba menjadi sorotan. Di mana akun pajak merilis PPN untuk barang yang nilainya fantastis itu.

“Penjualan mukena 5.000 x Rp3.500.000 = Rp17,5 miliar. PPn 10% = Rp1,75 miliar,” tylis akun Ditjen Pajak beberapa hari lalu.

Tapi kemudian mantan ketua DPR, Marzuki Ali menjelaskan soal status pajak dari mukena perempuan 36 tahun ini.

“Syahrini bukan produsen dan pukan PKP (Pengusaha Kena Pajak), artinya saat beli dari produsen sudah dikenakan PPN. Darimana kok tahu-tahu harus bayar PPN,” tulis Marzuki Ali.

Namun mengenai kisruh soal PPN Syahrini ini, yang bersangkutan seperti bintang film Bodyguard Ugal Ugalan hingga sang manajer pun belum angkat suara.

(okezone.com)

Fantastis Nilai Pajak Mukena Syahrini Disebut Rp1 75 Miliar


Related Post



Loading...