Advertisement

Jumat, 24 Mei 2019 18:59 WIB

Cara Menerima Kekalahan Seperti pada Pemilu 2019

Epenz —0
Cara Menerima Kekalahan Seperti pada Pemilu 2019

Terasjabar.id- Setelah berhasil keras, sering kali hasil yang didapat sesuai harapan. Sama seperti para calon legislatif atawa caleg Pemilu 2019 yang telah mengerahkan semua upaya baik fisik maupun material, tetapi tak berhasil terpilih. 

Kecewa, sedih, stres, frustasi hingga depresi dapat terjadi saat kegagalan terjadi. Agar tak berlarut-larut atau berujung pada gangguan kesehatan jiwa, orang yang gagal mesti menerima kekalahan dengan berbesar hati. 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menerima kekalahan dengan berbesar hati.

Psikolog klinis, Roslina Verauli meminta untuk tidak mempertimbangkan hasil yang diperoleh sebagai kegagalan. Alih-alih sebagai kekalahan, anggaplah hal ini sebagai proses pembelajaran dan peluang di masa depan. 


"Ini merupakan proses pembelajaran. Lihat ini sebagai peluang. Kan, setelah itu kita punya koneksi yang lebih luas, kita berhasil menyelesaikan dirimu sendiri, dan tahu bagaimana menjalankan mekanismenya," kata Roslina kepada CNNIndonesia.com , Selasa (21/5). 

Jadikan gagal untuk mengulas kembali apa saja yang sudah dilakukan. Kesempatan ini bermanfaat untuk mengetahui kesalahan di masa lalu dan diberikan kembali strategi untuk masa depan.

Selain itu, Roslina juga pantas untuk memperbaiki tujuan awal juga harapan atau ekspektasi agar rasa kecewa tidak berlebihan. Penting juga untuk mengetahui kembali kekuatan dan kekurangan yang diperlukan agar lebih tinggi terhadap hasil yang diperoleh. 


"Jadi ' halu ' -nya diperbaiki. Sesuaikan ambisi dan realistis, tujuan awal juga mesti diperbaiki," ujar Roslina. 

Roslina membantah, jika kekalahan telah menyebabkan depresi yang melibatkan kegiatan dan diri sendiri, ada yang membantah disetujui ahli psikologi atau dokter jiwa.

(CNN)





Related Post



Comment