Advertisement

Minggu, 28 April 2019 14:11 WIB

PVMBG soal Lubang Raksasa di Sukabumi: Bukan karena Karst

S.N.A —Hot News
PVMBG soal Lubang Raksasa di Sukabumi: Bukan karena Karst

Terasjabar.id - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) buka suara soal lubang raksasa yang kembali muncul di area sawah milik warga, Kampung Legoknyenang, RT 5 RW 2, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Penyebabnya diprediksi hampir sama dengan lubang besar pada September 2018.

Lubang kali ini terbentuk tak jauh dari lokasi terdahulu. Namun, diameter dan lebarnya lebih besar dengan kedalaman sekitar 12 meter. 

"Tanah itu saluran air (sungai) di bawah. Sama aja kayak yang kemarin. Masih jalur yang sama. Bukan karena lubang karst, bukan. Karena ada saluran lama saja," kata Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Barat PVMBG Sumaryono via telepon, Minggu (28/4/2019).

Menurutnya, lubang raksasa itu terbentuk akibat lapisan tanah tergerus debit saluran air yang melimpah. Mengingat lokasi lubang baru ini masih di area sawah yang sama dengan lubang terdahulu. Sekadar diketahui, pada September 2018, lubang besar muncul diakibatkan adanya gua aliran air yang berada di dalam tanah atau di bawah persawahan tersebut.

"Jadi wajar kalo debitnya melimpah pasti akan erosi, wajar sih," ucap Sumaryono menjelaskan.

Dia menjelaskan gemuruh yang terjadi saat lubang itu terbentuk merupakan hal wajar. Tanah ambles biasanya menimbulkan suara gemuruh.

Meski begitu, ia meminta warga sekitar tetap waspada. Terutama kepada warga yang tinggal di wilayah-wilayah di bawah lereng-lereng perbukitan.

"Artinya kalau di bawahnya enggak ada daerah pemukiman, enggak masalah. Kalau ada pemukiman, (tanah) berlereng ya waspada aja dulu. Biasanya kalau mau longsor ada retakan dulu. Kalau sebelum ada retakan enggak masalah," ujar Sumaryono.

(detik.com)

PVMBG soal Lubang Raksasa di Sukabumi: Bukan karena Karst



Related Post


 


Comment