Ulasan Film: 'Avengers: Endgame'

Nada 24 4 19 Life Style
Ulasan Film: 'Avengers: Endgame'

Terasjabar.id-  Avengers: Endgame  Film bukanlah Yang digarap Oleh  Marvel Studios selama doa Sampai Tiga Tahun, melainkan digarap selama Satu dekade. 

Secara teknis film ini memang dikerjakan dua hingga tiga tahun terakhir, tetapi cerita sudah dimulai sejak 2008 saat film Iron Man rilis dan menjadi gerbang Marvel Cinematic Universe (MCU). 

Mengagumkan kisah 21 film MCU dengan sangat matang. Setiap film memiliki cerita yang memuat satu sama lain walau tidak terlihat langsung. 


Meski dirilis dari hulu yang sama, Marvel, dan dirilis dalam waktu yang berbeda-beda, semua film superhero ini bermuara di tempat yang sama, Avengers: Endgame.

Film Keterkaitan 21 MCU dapat terlihat jelas di Avengers: Endgame , dari awal hingga akhir sangat banyak adegan yang berpotongan dengan film-film sebelumnya. Seperti pada awal film kompilasi formis orisinal Avengers kembali membantah, mereka membahas kekalahan menentang Thanos yang terjadi di Avengers: Infinity War. 

Alih-alih bahagia, sutradara Anthony Russo dan Joe Russo membangun suasana pada adegan tersebut.

'Captain America' berjuang untuk kembali melawan Thanos dalam 'Avengers: Endgame'.'
Captain America' berjuang untuk kembali melawan Thanos dalam 'Avengers: Endgame'. (Dok. Marvel Entertainment via Youtube)


Avengers suka terbagi menjadi dua kubu, optimis dan pesimis. Lebih dari sekadar tegang, seperti yang terlihat pada trailer. 

Walau akhirnya, setelah melewati berbagai proses, mereka semua bersatu dan optimis kembali melawan Thanos. Proses itu menjadi titik cerita berat Avengers: Endgame yang digabungkan kurang lebih selama tiga jam. 

Rasa menonton Avengers: Endgame Suka dengan menaiki wahana roller coaster . Naik, turun, berkelok, hingga berputar. Rasa senang, sedih, khawatir, dan kesal bisa terasa dalam satu film pahlawan super ini. Mengaduk-aduk login.

Seperti kebanyakan film MCU, banyak adegan kelam dan menegangkan terselip dengan dialog humor. Salah satunya adalah kompilasi sedang menyusun rencana melawan Thanos, Thor tanpa banyak berbicara menerima Stormbreaker dan menyetujui dengan menerima Kapten Marvel, seperti pada trailer. 

Menyisipkan dialog humor pada adegan kelam dan menegangkan memang menjadi andalan Marvel. Hal ini pernah dilakukan saat peristiwa kubu Captain America dan Iron Man baku hantam di film Captain America: Civil War (2016) atau kompilasi Asgard hancur dalam film Thor: Ragnarok (2017). 

Namun jangan senang dengan semua komedi yang disisipkan dalam film ini. Ingat, rasa sedih juga terasa saat menonton Avengers: Endgame .

Tony Stark sempat terombang-ambing di luar angkasa.
Tony Stark sempat terombang-ambing di luar angkasa. (Dok. Marvel Entertainment via Youtube)


Emosi kelabu terasa salah satunya kompilasi Tony Stark dan Nebula terombang-ambing di luar angkasa. Tony menerima pesan untuk Pepper Potts dan menyatakan bahwa persiapan makanan habis dan oksigen menipis. 

Bukan hanya sedih, rasa sakit hati juga terasa kompilasi menonton Avengers: Endgame . Anthony dan Joe sepertinya sengaja ingin membuat penonton patah hati. Terlihat juga pernah mengatakan hal yang serupa sebelum dirilis Avengers: Infinity War . 

Semua pencinta film Marvel pasti tahu 'Endgame' adalah babak akhir dari fase ketiga MCU. Setelah film ini, MCU masih melanjutkan dengan tahap transisi. Tentu dengan wajah pahlawan super yang baru.

Meski menakjubkan dari segi cerita dan transisi, film ini tetap memiliki kekurangan yang ada pada efek visual. Ada beberapa efek visual yang sedikit kasar sehingga kurang nyaman dilihat. 

Hanya ada sedikit pesan bagi yang ingin menonton Avengers: Endgame . Bagi penggemar setia Marvel, siap siap dengan memori 21 superhero film yang sudah ditonton. Teruntuk bukan penggemar MCU, alangkah bijaknya saat membekali diri Anda dengan wawasan film ini sebelum logistik diaduk-aduk selama tiga jam.



(akhir)

Related Post

Comment