Bayi di Samarinda Meninggal Berlumur Darah Diduga Berasal dari Tali Pusar

Nada 24 4 19 Hot News
Bayi di Samarinda Meninggal Berlumur Darah Diduga Berasal dari Tali Pusar

Terasjabar.id-  Bayi laki-laki di Samarinda, Otniel Kewo meninggal dunia dengan kondisi memprihatinkan. Otniel hidup kurang dari 10 jam sejak dilahirkan dan dalam kondisi sehat. Namun saat meninggal, bayi tersebut berlumuran darah yang diduga berasal dari tali pusarnya.

Orang tua Otniel pun mempertanyakan sebab kematian bayinya. Yohanes Traksin, seorang pendeta, ditunjuk sebagai juru bicara orang tua Otniel Rizki Kewo dan Trivena Sengke. Keduanya merupakan warga desa di kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, berjarak cukup jauh dari Samarinda.

"Bayi Otniel, lahir hari Sabtu jam 9.30 malam dan dinyatakan lahir sehat oleh dokter saat itu. Jam 11 malam, dibawa ke ruang perawatan bayi," kata Yohanes saat ditemui wartawan di Samarinda, Selasa (23/4).

Yohanes menerangkan, berselang 1 jam kemudian, Rizki datang menjenguk bayinya dan kembali ke ruang perawatan istrinya. "Yang mengejutkan, jam 6.15 WITA hari Minggu pagi mendapatkan kabar bayi Otniel meninggal," ujarnya.

"Ayah kandung Otniel kemudian datang menjenguk Otniel dan melihat bayinya berlumuran darah karena kain selimutnya dipenuhi darah diduga dari tali pusarnya. Nah, ini ada apa? Keluarga mau penjelasan rumah sakit," terang Yohanes.

Dia menjelaskan, bayi Otniel semestinya bergegas mendapatkan penanganan medis usai terlihat mengeluarkan darah pada tali pusarnya.

"Pun kalau kritis, bisa mengabari keluarga. Ini tidak ada kabar sama sekali. Kondisi gentingnya pun, tidak ada kabar," tambahnya.

Sampai hari ini, surat resmi keluarga ke manajemen rumah sakit belum mendapat tanggapan. Yohanes menerangkan, persoalan ini sudah diadukan ke KPAI Provinsi Kaltim.

"Bayi Otniel, dimakamkan jam 5 sore hari Senin kemarin. Kami meminta penjelasan kenapa bayi Otniel meninggal? Padahal, sejak lahir dinyatakan dokter bayi Otniel lahir sehat," tutup Yohanes.

(Merdeka.com)

Related Post

Comment