Dear Pemilih, Jangan Bawa HP ke Bilik Suara Saat Nyoblos Pemilu 17 April

S.N.A 15 4 19 Road to Pemilu
Dear Pemilih, Jangan Bawa HP ke Bilik Suara Saat Nyoblos Pemilu 17 April

Terasjabar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melarang pemilih untuk membawa handphone ke dalam bilik suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat melakukan proses pencoblosan 17 mendatang. 

Hal itu sesuai dengan imbauan yang tercantum dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Pencoblosan, untuk terjaganya kondusivitas dan keamanan selama atau setelah proses pemungutan suara.

"Kami sudah sampaikan ke pihak KPPS dan PPS bahwa warga tidak boleh membawa HP ke dalam bilik suara. Hal ini untuk menghindari foto selfie atau menunjukkan suara yang dicoblos sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan dan ketidaknyamanan di masyarakat," imbuh Ketua KPU KBB Adie Saputro saat ditemui seusai apel pergeseran pasukan di Lapangan Rajawali, Cimahi, Senin (15/4/2019).

Menurutnya, memang tidak ada sanksi yang bakal menjerat hal tersebut. Tapi ada ketentuan yang  disampaikan bahwa warga tidak boleh membawa senjata tajam, HP, rokok, atau alat lainnya yang bisa membuat rusak surat suara. Sebab surat suara dinyatakan sah manakala dicoblos oleh paku yang telah disiapkan di bilik suara. Jadi meskipun membawa HP, ketika akan masuk bilik suara harus dititipkan terlebih dahulu.

Disinggung soal keberadaan TPS di daerah yang rawan bencana, Adie mengungkapkan telah menyampaikan ke KPPS dan PPS untuk membuat TPS yang aman baik dari banjir ataupun bencana longsor. Secara keseluruhan yakni sebanyak 5.088 TPS di KBB semuanya sudah mempertimbangkan aspek keamanan dalam pembuatannya. Memang ada beberapa TPS yang harus digeser seperti di Kecamatan Rongga dan Gununghalu.

"Meskipun digeser tapi lokasinya tidak jauh karena masih di kampung yang sama. Semuanya sebagai antisipasi saja karena sekarang kan musim hujan jadi TPS harus aman," tuturnya.

Sementara soal surat suara yang rusak, KPU KBB telah menerima penggantinya pada Minggu (14/4/2019) sebanyak 20.000 lembar dari KPU Provinsi Jawa Barat. Kerusakan suara itu diketahui saat proses penyortiran dan lipat yang ditemukan pada lima jenis surat suara, seperti DPR RI, DPRD Jabar, DPRD Kabupaten, DPD RI, dan Pilpres. Secara keseluruhan dari data yang ada di KPU terdapat sisa surat suara sekitar 2% dari kebutuhan KPU KBB atau setara 26 ribuan surat suara cadangan.
(fr)

"Surat suara pengganti yang rusak sudah datang. Kami upayakan sore ini sudah ada di gudang agar dapat langsung disortir dan didistribusikan ke wilayah-wilayah. Prioritas kami adalah ke TPS terjauh dahulu agar ketika nanti ada kekurangan bisa dicover oleh wilayah terdekat untuk menutupinya," tandasnya dia.

Related Post

    Article not found!

Comment