Member Girl Grup Dikonfirmasi Jadi Salah Satu Korban Jung Joon Young

S.N.A 13 3 19 Teras Seleb
Member Girl Grup Dikonfirmasi Jadi Salah Satu Korban Jung Joon Young

Terasjabar.id - Skandal grup chat Jung Joon Young terus menjadi sorotan publik. Penyanyi kelahiran 1989 itu diduga merupakan salah satu member grup chat Seungri Big Bang yang digunakan untuk berbagi foto dan video seks mereka.

Menurut laporan SBS funE, grup chat digunakan para membernya untuk berbagi video dan foto-foto hubungan seks mereka dengan banyak wanita yang direkam secara ilegal. Grup chat disebut memiliki 8 member termasuk Seungri dan Jung Joon Young. Laporan menyebut setidaknya 10 orang telah dikonfirmasi sebagai korban yang direkam secara ilegal tanpa seijin mereka.

Menyusul pemberitaan tentang grup chat, beberapa nama selebritis wanita termasuk dua member girl grup disebut sebagai korban Jung Joon Young di komunitas online. Reporter SBS funE Kang Kyung Yoon, yang merilis laporan awal mengenai skandal grup chat, membantah bahwa korban adalah selebritis.

Namun Channel A justru mengkonfirmasi bahwa salah satu korban Jung Joon Young adalah member girl grup yang debut di tahun 2000-an. Namun tidak ada info lebih detail lagi yang diungkap.

Alih-alih penasaran, netter justru meminta media untuk tidak mengungkap identitas member girl grup tersebut. Tak hanya itu, mereka berharap identitas korban yang lain juga tidak dibeberkan.

"Reporter, aku tidak penasaran pada para korban. Jangan membagikan informasi apapun tentang mereka," komentar netter. "Aku tidak mengerti kenapa mereka harus mengungkap identitas para korban," tambah netter lain. "Jangan membagikan informasi ini ke publik dan jangan menyinggung para korban," sahut yang lain. "Kuharap identitas korban tidak diekspos," pungkas lainnya.

Sementara itu, Seungri sedang menjalani penyelidikan terkait kasus prostitusi yang berhubungan dengan Burning Sun. Ia mengumumkan pensiun dari dunia hibura. Sedangkan Jung Joon Young akan dipanggil polisi untuk dimintai keterangan dalam pekan ini. Ia dilarang meninggalkan Korea Selatan selama penyelidikan berlangsung.

(wowkeren.com)

Related Post

Comment