Polisi Sebut Wanita yang Loncat di Apartemen Margonda Residence Bunuh Diri

Dea 12 3 19 Hot News
Polisi Sebut Wanita yang Loncat di Apartemen Margonda Residence Bunuh Diri

Terasjabar.id - Seorang wanita bernama Reni Novita Dewi (23) warga Kampung Pabuaran RT.05/RW.08 Desa Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor ditemukan tewas bersimbah darah di lantai 1 Apartemen Margonda Residence 5, Margonda Raya, Beji Kota Depok pada Senin (11/03/2019) sekira pukul 18.45 WIB.

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan janazah yang perempuan yang masih mengenakan celana jeans biru, dengan jaket marah dan berjilbab pink tersebut diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 3.

"Korban tewas diduga karena bunuh diri dengan cara melompat dari kamar Unit 1719 di lantai 3 Apartemen Mares 5. Hal itu dari hasil fakta di lokasi, dimana di unit 1719 itu ditemukan kursi merah yang diduga digunakan korban untuk memanjat pagar apartemen lalu melompat," kata Made saat dihubungi Okezone, Selasa (12/3/2019).


Dia melanjutkan, selain itu fakta-fakta lainya dilapangan pertama, korban baru menyewa unit 1719 itu hari ini. Kedua, bahwa korban sendirian dikamar unit 1719 tersebut. Ketiga, berdasarkan keterangan dari akun instagram korban di handphonenya, korban seperti sedang depresi. Karena ada ditemukan kata-kata ingin bunuh diri di instagramnya.

"Ada beberapa saksi yang sudah kami periksa sari keterangan mereka dia sendirian di kamar itu. Hal ini diperkuat oleh rekaman cctv di teras lantai 1 Mares 5 yang sudah kita cek cek, jadi kita sudah bisa pastikan bahwa korban meninggal bunuh diri," jelasnya.


Sebelumnya, korban ditemukan oleh saksi Dita yang sedang istirahat santai di bangku dekat kolam renang, seketika mendengar sesuatu terjatuh dari atas dengan bunyi keras, namun ketika di lihat ternyata sosok orang. Kemudian saksi Dita memberitahukan kepada security atas nama Dores.

"Saya dengar suara keras saat sedang santai di bangku kolam renang saya liat ternyata orang," ujarnya, Senin (11/3/2019) malam.

Setelah melapor ke petugas keamanan, kemudian di teruskan ke Polsek Beji, polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah TKP dipimpin oleh Wakapolresta Depok AKBP Arya Pradana. Hasilnya polisi mendatangi unit 1719 dilantai 3 dan menemukan kamar dalam keadaan terkunci dari dalam.

Menurut keterangan pemilik unit kamar 1719 Devis Chistanna penyewa atas nama Dedy. Sedangkan Devis bertemu korban di depan loby Mares 5 untuk memberikan kunci akses. Unit kamar disewakan dengan tarif Rp 235.000 untuk 24 jam.

"Pintu dibuka paksa oleh petugas Enginering. Ketika pintu terbuka petugas masuk, didapati pecahan gelas di wastafel dan kamar mandi. Pintu dalam keadaan terbuka dan ada sebuah kursi warna merah yang diduga sebagai tumpuan korban loncat," ujar Arya Pradana.

Dari identifikasi polisi, korban luka dibagian pinggul sebelah kanan mengenai batas taman lantai 1 Apartemen dengan posisi terlentang. Luka tersebut terjadi lantaran benturan keras yang dialami korban karena jatuh dari ketinggian.

"Selanjutnya korban dibawa ke RS. Kramat Jati untuk dilakukan autopsi," pungkasnya.

(okezone.com)

Related Post

Comment