Advertisement

Selasa, 19 Februari 2019 13:42 WIB

Tengkorak di Hutan Lembang Hebohkan Warga

Malda —Teras KBB
Tengkorak di Hutan Lembang Hebohkan Warga

Terasjabar.id - Penemuan tengkorak manusia tanpa identitas di kawasan 58 RPH (Resort Pemangkuan Hutan), Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, menghebohkan warga.

Penemuan tengkorak ini pertama kali diketahui warga bernama Anen ketika tengah membersihkan rumput di sekitar lokasi pada Minggu (18/2/2019) siang.

Anggota Potensi SAR Pasundan Asep Koswara mengatakan, penemuan kerangka itu langsung di laporkan ke polisi hutan dan Polsek Lembang. Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi tengkorak yang masih lengkap itu ke RSUD Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan pemeriksaan.

"Yang pertama menemukan Anen, lalu laporan diteruskan ke polisi hutan (Polhut) dan pihak kepolisian," kata Asep di sela-sela proses evakuasi, Senin (18/2).

Saat ditemukan korban hanya mengenakan kaos berwarna abu-abu dengan tulisan 'Bali' tanpa mengenakan celana lantaran tulangnya sangat jelas terlihat.

Sementara seluruh bagian tulang masih lengkap, termasuk serpihan tulang jari-jarinya. Dari kondisinya, kemungkinan korban sudah meninggal lebih dari delapan bulan.

"Di sekitar lokasi juga tidak ditemukan ada barang bukti seperti indentitas, tas, atau dompet. Hanya saja ada sisa daging yang masih menempel di tulangnya," sebutnya.

Dia menduga, korban berjenis kelamin perempuan karena dari raut tengkorak wajahnya berbentuk lonjong. Korban diduga meninggal bukan karena hewan buas lantaran semua bagian tulangnya masih utuh. Saat dievakuasi, tulang kakinya sedang dalam posisi dilipat, jadi ada kemungkinan korban meninggal sambil merasakan kedinginan.

"Selama setahun terakhir saya belum pernah menerima laporan orang hilang di dalam hutan. Kalau ada pasti kami lakukan pencari," tuturnya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N. Adi Putra, membenarkan perihal temuan tengkorak di tengah hutan di kawasan Lembang itu.

Namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab mayat tersebut bisa sampai ada di tengah hutan dan apa yang jadi penyebab kematiannya.

"Kami membenarkan bahwa ada temuan mayat di Lembang. Tapi kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Kalaupun karena kekerasan, tapi kami tidak lihat ada luka di tulangnya," ungkap Niko saat dihubungi.

Pihaknya meminta agar masyarakat tak berspekulasi tentang penemuan mayat tersebut, yang akhirnya justru menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Jangan berspekulasi. Sekarang akan kami dalami dulu," tegasnya. (SDK)

 

Tengkorak Hutan Lembang Hebohkan Warga



Related Post



Loading...

Comment