Advertisement

Anjing Liar Diduga Rabies Masih Berkeliaran di Bandung Barat, Korban Gigitan pun Bertambah

Anjing Liar Diduga Rabies Masih Berkeliaran di Bandung Barat, Korban Gigitan pun Bertambah
Editor: Malda Teras KBB —Jumat, 15 Februari 2019 15:54 WIB

Terasjabar.id - Korban gigitan anjing liar di Kabupaten Bandung Barat bertambah menjadi 15 orang dari sebelumnya 12 orang. Hingga Jumat, 15 Februari 2019, anjing liar tersebut belum ditemukan. Diduga, anjing itu membawa penyakit rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengungkapkan, 15 korban di antaranya digigit anjing liar dengan ciri-ciri berbadan kurus berwarna cokelat serta ada borok di bagian punggung. 

Menurut Wiwin, para korban gigitan anjing liar merupakan warga selatan Kabupaten Bandung Barat, mulai Cililin, Sindangkerta, Gununghalu, hingga Rongga. Pengakuan para korban, anjing tersebut tiba-tiba menggigit mereka, bahkan ketika sebagian korban tengah mengendarai motor.

Kejadian tersebut pertama kali yaitu pada Sabtu pekan lalu, kemudian terjadi kembali beberapa hari berikutnya. Para korban sudah ditangani secara medis oleh Dinas Kesehatan dengan pemberian vaksin antirabies.

Hingga kini, sejumlah petugas gabungan masih memburu anjing liar yang diduga membawa rabies tersebut. Hal itu untuk memastikan apakah anjing tersebut berpenyakit rabies atau tidak. "Untuk memastikannya, nanti akan diobservasi di laboratorium selama 14 hari. Namun, jika tidak ditemukan, kami anggap anjing itu membawa rabies, sehingga penanganan bagi para korban sesuai standar penanganan rabies," ujar Wiwin, Jumat, 15 Februari 2019.

Dia menambahkan, bagi siapa saja yang digigit anjing liar, dianjurkan untuk mencuci bagian yang digigit dengan sabun pada air yang mengalir selama 15 menit. Hal ini akan membuang virus yang menempel pada bagian kulit yang digigit.

"Selanjutnya, laporkan pada aparat kewilayahan setempat agar kami bisa mengetahuinya dan segera melakukan penanganan lebih lanjut," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Hernawan Widjajanto membenarkan, belasan warga menjadi korban gigitan anjing liar. Rata-rata, para korban mengalami luka gigitan di bagian kaki. Pihaknya sudah melakukan penanganan medis di Puskesmas setempat.

Dari 15 korban gigitan anjing liar, 13 di antaranya sudah diberi vaksin antirabies. "Vaksin ini diberikan pada hari ke-1, ke-7, dan ke-21 setelah mereka digigit anjing yang diduga rabies," ujar Hernawan.

(PikiranRakyat)

Anjing Liar Rabies Bandung Barat


Related Post



Loading...