Advertisement

Penggunaan SKTM Kerap Disalahgunakan Orang Tua Siswa

Dea 10 2 19 Hot News
Penggunaan SKTM Kerap Disalahgunakan Orang Tua Siswa

Terasjabar.id - Penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kerap disalahgunakan orangtua siswa.

Demi masuk ke sekolah tujuan, terkadang orangtua siswa yang secara ekonomi mampu justru membuat SKTM, lantaran dari segi nilai anaknya tidak memenuhi syarat.

Untuk itu, wacana penghapusan SKTM sebagai syarat PPDB disambut baik oleh Dinas Pendidikan Kota Cimahi. Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 51 Tahun 2019 tentang PPDB.

"Memang sudah rentan penyalahgunaan SKTM dan untuk tahun sekarang juga dikhawatirkan ada penyimpangan yang sama," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Hendra Gunawan saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jumat (8/2).

Agar siswa yang benar-benar masuk kategori tidak mampu tak dirugikan, pihaknya akan melakukan pendataan latar belakang ekonomi siswa pada PPDB mendatang.

Agar tepat sasaran, maka pihaknya akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Sosial Kota Cimahi karena memiliki basis data yang tercantum dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

"Formulasinya kita tentukan lagi, sekarang sudah ada datanya dan akan kita bahas terlebih dahulu. Setelah pasti, baru kita sosialisasikan," katanya.

Kekhawatiran lain yang bakal mengganggu jalannya PPDB yakni penerapan regulasi ketentuan zonasi dalam PPDB yang belum dijelaskan secara detail.

Dalam pendataan untuk pengaturan radius nanti, pihaknya bakal melibatkan sejumlah instansi pemerintahan terkait, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi. 

"Penerapan zonasi itu kan harapannya praktik jual beli kursi di PPDB Kota Cimahi bisa diminimalisir, makanya peraturan ini segera kita rampungkan," tandasnya. 


(Ahmad/TimRed)

Related Post

Comment