Advertisement

Sabtu, 9 Februari 2019 15:24 WIB

Pegawai KPK Dikeroyok ketika Kepergok Pantau Rapat Pemprov Papua

S.N.A —Hot News
Pegawai KPK Dikeroyok ketika Kepergok Pantau Rapat Pemprov Papua

Terasjabar.id - Polisi masih terus mengusut kasus penganiayaan atau pengeroyokan terhadap dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang menjalankan tugasnya di Hotel Borobudur, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, salah satu korban atas nama Gilang Wicaksono, dipukul sebelum mengaku dan diketahui sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Penganiyaaan terjadi sebelum diketahui korban sebagai pegawai KPK. Setelah dilakukan pemukulan baru korban mengaku anggota KPK," kata Argo, Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

 as


Argo mengungkap, dugaan penganiayaan itu terjadi saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sedang menggelar rapat di lantai 19 Hotel Borobudur, Sabtu, 2 Februari malam.

"Saya jelaskan lagi. Awalnya dari pemerintah daerah Papua sedang ada rapat di Hotel Borobudur di lantai 19. Pada saat rapat ada orang yang memotret, memoto kegiatan tersebut," ujar Argo.

Usai rapat, beberapa orang dari Papua melakukan santap makan dan turun ke lobby hotel. Ditemui orang-orang masih foto-foto. Kegiatan ini dilakukan tanpa izin. Saat didatangi, cekcok terjadi.

"Di lobby ternyata masih ada orang yang memotret. Motret kan tidak izin ya, terus yang motret ini didatangi lalu ditanya dan cekcok terjadi keributan akhirnya teman-teman kita itu dibawa ke Polda Metro Jaya," ujar Argo.

Argo menegaskan, alasan pegawai tersebut digiring ke Polda Metro Jaya untuk memastikan kalau dua orang itu adalah pegawai KPK.

"Karena dia ngaku dari KPK, karena sekarang kan banyak orang yang ngaku-ngaku KPK, untuk memastikan dia dibawa ke KPK dan diterima Jatanras Krimum," tutup Argo.

(ssok)

pegawai KPK Dikeroyok Rapat Pemprov



Related Post



Comment