Pengakuan Penganut ''Frutarian'' Klaim Buat Pengelihatannya Membaik, Tidak Bau Mulut dan Tidak Bau Badan !

Pengakuan Penganut ''Frutarian'' Klaim Buat Pengelihatannya Membaik, Tidak Bau Mulut dan Tidak Bau Badan !
BBC Good Food
Editor: Malda Teras Health —Rabu, 14 Desember 2022 10:46 WIB

Terasjabar.id - Pengakuah Penganut ''Frutarian'' Klaim Buat Pengelihatannya Membaik, Tidak Bau Mulut dan Tidak Bau Badan !

Ayelet Alfasia (23) dan Dima Gaysinski (20) merupakan pasangan yang menganut diet dengan makanan-makanan yang berbahan dasar buah atau yang biasa disebut fruitarian. Pasangan ini mengklaim diet tersebut dapat memperbaiki penglihatan, mengurangi risiko gigi berlubang, dan tidak bau badan meskipun jarang mandi.
"Fruitarianisme memberikan kesehatan sejati, dalam persepsi yang luas," kata Gaysinski dikutip dari NY Post.

Alfasia mengatakan manfaat gaya hidup bagi kesehatan mereka terbukti lebih bermanfaat daripada makan yang semata-mata untuk kesenangan. Tak jarang juga, gaya hidup pasangan ini dianggap negatif bagi sebagian orang.

"Kami menyadari itu (menjadi fruitarian) selalu enak, menarik, dan penuh warna," kata Alfasia.

"Makan terutama buah-buahan mentah terasa benar," lanjutnya.

Pasangan ini pindah ke lahan ekologi yang menanam mangga. Mereka mengklaim menjadi fruitarian, memberikan lebih energi dan motivasi, mencegah gangguan kembung dan pencernaan, menyembuhkan luka lebih cepat, dan menghilangkan bau mulut.

"Semua yang kami lakukan pada dasarnya dimaksudkan untuk senatural mungkin," kata Alfasia.

Gaysinski mengklaim bahwa penglihatannya telah membaik secara drastis dan dia jarang memakai kacamata lagi meski sudah menggunakan lensa preskripsi sejak dia berusia 16 tahun. Sebelumnya, Gaysinski menjalani pola hidup vegan.

"Kami tidak merasa lelah, berat, buram, atau kembung seperti yang kami rasakan setelah makan makanan yang dimasak," tutur Alfasia.

Fakta mengejutkan lainnya adalah mereka menghilangkan sabun dari kehidupan mereka. Mereka merasa dengan 'jarang mandi' membuat bau badan mereka menghilang.


Gaysinski menuturkan ia hanya mencuci tangan beberapa kali dalam setahun. Sementara, Alfasia sudah membuang segala jenis sabun (badan dan tangan) sejak tiga tahun yang lalu.

"Kami mulai lebih menyukai bau kami," pungkas Alfasia.

Perjalanan Alfasia menjadi seorang Fruitarian ditemukan secara tidak sengaja. Ia membaca beberapa unggahan tentang nutrisi di Facebook dan merasa hal itu masuk akal.

Alfasia mengatakan, gaya hidup ini sangat sederhana. Mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk sekadar makan seperti memasak, mencuci piring, atau pergi ke restoran.

"Hanya mengambil buah yang sudah sempurna dan siap untuk dimakan," tutur Alfasia.

Salah satu kendala yang mereka hadapi adalah berbicara dengan keluarganya. Di sisi lain, pola diet Fruitarian tidak disarankan oleh The Cleveland Clinic karena merupakan diet yang 'sangat ketat' dan 'membahayakan'.

"Tapi menjadi fruitarian bukan hanya tentang apa yang kita makan, namun juga gaya hidup secara keseluruhan," jelas Alfasia.

Selain menjadi fruitarian, pasangan ini juga mengusung konsep 'kehidupan naturalis'. Mereka juga menganut nudisme atau telanjang sebanyak mungkin.

"Bagi sebagian orang, ini terlihat aneh, tetapi bagi kami, menutupi dan menyembunyikan tubuh kami terasa aneh," terang Alfasia.

"Lagi pula, manusia dan hewan lain dilahirkan tanpa pakaian dan penutup dan tidak ada dari mereka yang merasa malu," bebernya.

Baca artikel detikHealth, "Heboh Pasangan Nudis Diet Fruitarian, Klaim Tak Bau Badan Meski Jarang Mandi" selengkapnya https://health.detik.com/true-story/d-6456992/heboh-pasangan-nudis-diet-fruitarian-klaim-tak-bau-badan-meski-jarang-mandi.



Diet Buah Buahan Frutarian Diet Buah Buahan Bau Badan bau Mulut Kembung Buah


Loading...