Dany : Stunting merupakan permasalahan bangsa untuk menciptakan generasi yang unggul, sehat dan berkualitas

Dany : Stunting merupakan permasalahan bangsa untuk menciptakan generasi yang unggul, sehat dan berkualitas
Editor: Epenz Teras Kuningan —Sabtu, 23 Juli 2022 09:36 WIB

Kuningan, Terasjabar.id -- Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan Kodim 0615/KNG memperkenalkan Program Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Melalui Program "Bapak Asuh Anak Stunting". Program ini bertujuan mendorong percepatan, penanganan, dan pencegagan stunting di kabupaten Kuningan. Peluncuran program Bapak Asuh ini dibuka resmi oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, di GOR Ewangga Kuningan, Kamis (21/7/2022) .

Gambar

Acara dihadiri Danrem 063/SGJ Sunan Gunung Jati Cirebon Kolonel Inf Dany Rakca, Dandim 0615/Kng Letkol Czi David Nainggolan, Perwira Korem 063/ SGJ, para Danramil, anggota Kodim dan undangan lainnya.
Danrem Dany Rakca dalam arahannya menyebutkan, atas perintah Kasad, saat dikukuhkan menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting beberapa waktu lalu, maka secara otomatis para Komandan Satuan Kewilayahan mulai dari Danrem, Kodim, Koramil hingga Babinsa jadi Bapak Asuh Anak Stunting di wilayahnya masing-masing,

Gambar

Keterlibatan TNI dalam persoalan stunting ini lanjut Dany, merupakan permasalahan bangsa yang pada akhirnya bermuara pada usaha menciptakan generasi Indonesia yang unggul, sehat dan berkualitas.

Dikatakannya, Program Bapak Asuh Stunting adalah program yang dibuat guna meningkatkan gizi pada anak-anak yang mengalami masalah dalam tumbuh kembang dan akan secara langsung melakukan monitoring terhadap gizi anak asuhnya melalui makanan sehat yang dibuat oleh tim pendamping keluarga (TPK).

Gambar

‚ÄúProgram Bapak asuh memiliki konsep, setiap donatur akan membantu anak-anak asuhnya yang terkena stunting dan berasal dari keluarga tidak mampu, berupa dana yang akan digunakan oleh TPK untuk membuat makanan yang sehat dengan gizi seimbang, sehingga target penurunan stunting 14 persen 2024 tercapai sesuai arahan Presiden Jokowi dan saya ingin di Kabupaten Kuningan ini Merdeka Stunting, tidak ada lagi anak yang stunting di Kabupaten Kuningan," jelasnya. (H Aboy)

Pemkab Kuningan Stunting Dinkes Kuningan


Loading...