Advertisement

Perekaman E-KTP Serentak Kabupaten Bandung Barat di Lembang dan Padalarang

S.N.A 26 12 18 Teras KBB
Perekaman E-KTP Serentak Kabupaten Bandung Barat di Lembang dan Padalarang

Terasjabar.id - Perekaman kartu tanda penduduk elektronik secara serentak akan digelar pada 27 Desember 2018 di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Bandung Barat, perekaman e-KTP akan dilakukan di Kecamatan Lembang dan Padalarang.

"Itu instruksi dari Dirjen Dukcapil untuk mengejar target perekaman jelang pileg dan pilpres. Sasarannya kebanyakan pemilih pemula," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil KBB Wahyu Diguna, Selasa 25 Desember 2018.

Dia mengungkapkan, tempat perekaman e-KTP di Lembang yaitu di kawasan Alun-Alun Lembang. Sementara di Padalarang, akan digelar di Kantor Desa Padalarang.

"Dua lokasi itu dipilih karena penduduknya memang cukup padat dibandingkan dengan daerah lainnya. Kami targetkan bisa merekam warga sebanyak mungkin," ujarnya.

Perekaman data di sekolah akan terus dikejar

Wahyu menuturkan, perekaman terhadap para pemilih pemula terus digenjot sejak beberapa bulan lalu. Hal itu dilakukan dengan mendatangi sekolah-sekolah secara terjadwal. Di setiap sekolah, rata-rata ada 200 pemilih pemula.

Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat perekaman e-KTP bagi para pelajar. "Sebab, sering kali mereka disibukkan dengan aktivitas sekolah, sehingga tidak sempat mengurus perekaman di kecamatan. Jadi, kami sengaja menjemput mereka," ujar Wahyu.

Dia juga mengungkapkan, Selain Disdukcapil juga telah mendistribusikan alat rekam dan cetak e-KTP ke 5 kecamatan, yakni Cipatat, Sindangkerta, Cililin, Padalarang, dan Cisarua. Alat rekam dan cetak senilai Rp 200 juta tersebut mampu mencetak maksimal 300 e-KTP per hari. Keberadaan alat tersebut di 5 kecamatan cukup mengurangi antrean di Kantor Disdukcapil.

Secara bertahap, lanjut dia, alat rekam dan cetak e-KTP akan terus ditambah guna mempercepat penerbitan salah satu dokumen kependudukan tersebut. "Tahun depan, kami rencananya akan menambah 5 alat lagi untuk 5 kecamatan lainnya," ujar Wahyu. 

Meski demikian, dia menambahkan, saat ini pencetakan e-KTP masih terkendala keterbatasan blangko dari pusat. Hal ini menyebabkan masih banyaknya warga yang belum mendapatkan e-KTP.

"Pekan lalu, saya sudah datang ke Dirjen Dukcapil dan ternyata KBB hanya dapat tambahan 1.000 blangko. Ini tentu saja masih jauh dari kebutuhan," ujarnya.

(s/sumber:pikiran rakyat)

Related Post

Comment