Presiden UFC Dana White Ungkap Kondisi Suram McGregor

Presiden UFC Dana White Ungkap Kondisi Suram McGregor
(Detik Sport : Google)
Editor: Epenz Sport Style —Kamis, 22 Juli 2021 12:46 WIB

Terasjabar.id -- Presiden UFC Dana White mengungkapkan, Conor McGregor telah berjuang bertahun-tahun merekatkannya perjuangannya melawan Dustin Poirier. 

Petarung Republik Irlandia itu akan menjalani proses istirahat di sela-sela setelah mengalami patah tulang tibia dan fibula dalam laga ketiganya melawan Poirier di UFC 264 pada 10 Juli lalu.

Itu berarti bintang yang paling menguntungkan di UFC itu sekali lagi akan dipaksa untuk beristirahat sejenak dari olahraga ini setelah bertarung hanya empat kali sejak 2016 dengan menelan kalah tiga kali dari pertarungan itu. 

Meskipun 'The Notorious' bersikeras bahwa dia memasuki pertarungan di T-Mobile Arena dengan cedera patah tulang pada kaki kirinya sebelum pertarungan, tampaknya UFC tidak akan membiarkan pertarungan berlanjut. 

"Dia memiliki masalah pergelangan kaki selama beberapa tahun terakhir, dan dia telah bertanya apakah dia bisa membalut pergelangan kakinya untuk pertarungan ini," kata White dikutip dari Talksport, Kamis (22/7). 

"Dia mendapat izin untuk melakukannya dari Komisi Atletik Negara Bagian Nevada, dan kemudian dia memilih untuk tidak merekamnya. Saya tidak tahu mengapa. Tapi ya, dia menderita radang sendi kronis di pergelangan kakinya," tambahnya. 

Presiden UFC ini juga memberikan pandangan yang suram bagi orang Irlandia itu, yang awalnya tampak bersemangat setelah menjalani operasi patah tulang tak lama setelah pertarungan. 

"Ini akan memakan waktu satu tahun untuk pulih dari yang satu ini sebelum dia bisa kembali, jadi saya tidak tahu," kata White. 

"Kita lihat saja nanti. Pertarungan adalah permainan yang sulit dan anak itu telah mengokohkan warisan besar untuk dirinya sendiri dan menghasilkan banyak uang. Kita akan melihat bagaimana sisa karirrnya dimainkan," kata White. 


Disadur dari Republika.co.id

Presiden UFC Conor Mcgregor Dustin Poirier UFC 264


Loading...