Selama PPKM Darurat, TNI Terjunkan 63.207 Personel di Seluruh Indonesia

Selama PPKM Darurat, TNI Terjunkan 63.207 Personel di Seluruh Indonesia
(merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Editor: Mfakhrezi Hot News —Selasa, 13 Juli 2021 14:02 WIB

TERAS JABAR - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Prantara Santosa mengakui, kebijakan PPKM Darurat telah menimbulkan rasa tidak nyaman bagi masyarakat. Namun begitu, hal ini disebutnya solusi terbaik di tengah lonjakan kasus COVID-19.

"TNI dalam misi kemanusiaan, berkomitmen bersama segenap komponen bangsa, untuk menjaga keselamatan rakyat dengan pengendalian penyebaran Covid-19 melalui PPKM Darurat," ujar Prantara dalam siaran pers diterima, Selasa (13/7/2021).

LIHAT JUGA :







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Prantara memastikan, guna menindaklanjuti Perintah Presiden Joko Widodo terkait PPKM Darurat, TNI mengerahkan ribuan pasukan untuk menjaga kondusivitas situasi.

"Kami terjunkan kekuatan dalam PPKM Darurat untuk Jawa-Bali sebanyak 34.198 personel dengan rincian 22.769 personel terdiri dari Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar), dan Bintara Pembina Potensi Kedirgantaraan (Babinpotdirga) yang sudah terlibat PPKM Mikro Jawa-Bali dan penebalan pasukan sebanyak 11.429 personel," rinci dia.

Tak hanya PPKM darurat, personel TNI itu mengamankan pelaksanaan PPKM mikro. Sehingga, total personal di seluruh Indonesia untuk mengamankan gangguan keamanan dari Covid-19 jumlahnya mencapai 63.207 personel.

TONTON JUGA :

Tambah Ketersediaan Ruang Isolasi

Selain itu, sambung jenderal bintang dua ini, dalam penanganan pasien COVID-19 Orang Tanpa Gejala (OTG) atau bergejala ringan, TNI telah melakukan upaya dengan menyiapkan sejumlah 109 Rumah Sakit di jajaran TNI dan TNI juga ikut mengelola Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, RSKI Pulau Galang, Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya.

"TNI juga menambah ketersediaan ruang isolasi dan intensif di seluruh Jawa-Bali sebesar 40% dari kapasitas keseluruhan tempat tidur di rumah sakit jajaran TNI serta penyiapan 770 tempat tidur di Rumah sakit lapangan jajaran TNI di Jakarta," ungkap dia.

Tidak terbatas itu, TNI juga menerjunkan tim tenaga kesehatan dari unsur militer guna menangani COVID-19 di wilayah Indonesia. Jumlahnya mencapai 26.609 personel.

"TNI juga akan dilibatkan dalam pendistribusian 100.000 paket obat serta 11.000 ton beras untuk di Jawa-Bali melalui Satuan Komando Kewilayahan dimulai dari Kodam, Korem, Kodim, Koramil, hingga Babinsa," Prantara menandasi.

BACA JUGA :

Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban


(Sumber,Liputan6.com)

PPKM TNI Indonesia


Loading...