Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban

Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban
(ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho/rdi )
Editor: Mfakhrezi Hot News —Selasa, 13 Juli 2021 13:50 WIB

TERAS JABAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang berupaya melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah tahun 2021.

Kepala Bidang Pertanian, Ibnu Ariefyanto, memimpin langsung kegiatan pemeriksaan hewan kurban di Jalan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang.

Ibnu Ariefyanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan bahwa semua hewan kurban sehat dan layak dikonsumsi.

LIHAT JUGA :







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


“Tiap tahun kami rutin untuk pemeriksaan hewan kurban. Kami akan mendatangi sekitar 190 hingga 200 tempat penjualan hewan kurban yang tersebar di Kota Tangerang. Kami juga akan memeriksa hewan yang ada di beberapa kelompok ternak atau kandang peternak,” ujar Ibnu saat pemeriksaan.

Ibnu menambahkan, pada pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan hewan kurban yang dijual. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjual hewan kurban yaitu, hewan sudah berusia dua tahun dan tidak dalam kondisi sakit.

“Setelah diperiksa, nanti pedagang akan diberikan stiker kelayakan di lapaknya. Apabila didapati ada hewan yang sakit, harus langsung dipisah dan diberikan obat. Pemberian obat, sudah harus dihentikan satu minggu sebelum pemotongan dilakukan,” tambahnya.

TONTON JUGA :

Ibnu juga mengimbau kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah terverifikasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, sehingga hewan kurban yang dibeli merupakan hewan yang layak untuk dikonsumsi dan lapak penjualnya sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat melayani pembeli hewan kurban.

“Kami imbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di lapak yang sudah kami periksa. Sehingga, hewan yang dibeli sehat, dan layak untuk konsumsi. Untuk pedagang maupun pembeli, juga kami imbau untuk menerapkan protokol kesehatan saat melakukan transaksi,” ujarnya.

Pemilik lapak Sapi Bima Makmur, Baharudin, menjelaskan pada situasi di tengah pandemi ini tidak menurunkan antusias masyarakat Kota Tangerang untuk membeli hewan kurban. Penjualan cenderung stabil dan meningkat.

“Antusiasme warga di Kota Tangerang ini cukup tinggi untuk pembelian hewan kurban. Penjualan kami di sini juga tidak ada penurunan, tapi lebih ke stabil dan malah meningkat untuk sapi dari Bima. Saya harap, semua hewan bisa terjual sehingga banyak masyarakat yang bisa berkurban tahun ini,” tutur Baharudin.

BACA JUGA :

PPKM Darurat, 27 Exit Tol di Jawa Tengah Ditutup 16-22 Juli 2021


(Sumber,Liputan6.com)

DKP PemeriksaanHewanKurban TANGERANG


Loading...