Bupati Subang Segel Pabrik Sedotan di Cipeundeuy, Ini Kesalahan yang Dilakukan Manajemen Pabrik Senin

Bupati Subang Segel Pabrik Sedotan di Cipeundeuy, Ini Kesalahan yang Dilakukan Manajemen Pabrik Senin
Tribun Jabar/Irvan Maulana Bupati Subang Ruhimat saat menyegel pabrik sedotan kertas di wilayah Cipeundeuy Kabupaten Subang, Senin (12/7/2021).
Editor: Indra Hot News —Senin, 12 Juli 2021 15:41 WIB

TERASJABAR.ID-Satu pabrik di Subang ditutup sementara akibat melanggar aturan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Rombongan Forkopimda Subang melakukan sidak ke pabrik yang berlokasi di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang pada Senin (12/7/2021).

LIHAT JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Bupati Subang Ruhimat mengatakan jika kedatangannya kali ini merupakan sidak penerapan PPKM Darurat sektor industri.

"Kami cek juga beberapa industri termasuk PT Seoilindo Primatama ini, pas kami periksa ternyata mereka tidak memiliki IOMKI, jadi terpaksa ditutup sementara," ujarnya.

"Izin IOMKI yang bersangkutan hanya untuk wilayah Bekasi, sedangkan di sini belum," kata dia.

Ruhimat menjelaskan, jika perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri yang diizinkan beroperasi selama PPKM Darurat hanya yang memiliki IOMKI.

"PT Seoilindo Primatama termasuk perusahaan sektor esensial karena hasil produksi berhubungan dengan sektor industri pangan, tapi tetap semua berlaku sesuai aturan mereka harus memiliki IOMKI," kata Ruhimat.

TONTON JUGA:

Agar bisa beraktivitas kembali, mereka bisa membuat IOMKI.

Perusahaan tersebut juga wajib melaporkan operasionalisasi dan mobilitas kegiatan industri serta pelaksanaan protokol kesehatannya melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

"Menurut catatan terkahir PT Seoilindo Primatama terakhir kali melakukan pelaporan di SIINas pada tanggal 28 April 2021, sekarang harus membuat laporan lagi," imbuhnya.

Tak hanya ditutup sementara, perusahaan tersebut juga harus melakukan sidang tindak pidana ringan.

BACA JUGA:Dibuka Lowongan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan untuk Lulusan SMA/SMK Jadi Tenaga Kerja Sukarela

"Untuk sanksi selain penutupan, tinggal bagaimana keputusan selanjutnya tergantung keputusan hakim nanti," ucapnya.

(SUMBER TRIBUNJABAR.ID)

PPKM Darurat Bupati Subang Pabrik Disegel


Loading...