Kisah AKBP Melda Yanny, Polwan Pertama yang Ditunjuk Sebagai Kapolres Banjar

Kisah AKBP Melda Yanny, Polwan Pertama yang Ditunjuk Sebagai Kapolres Banjar
Foto: Instagram @imel_arif
Editor: Kian Santang Hot News —Senin, 12 Juli 2021 13:23 WIB

Terasjabar.id- AKBP Melda Yanny sempat menjabat sebagai Kapolres Banjar sebelum dipindahtugaskan menjadi Wakil Kepala Sekolah Polisi Wanita. Ia pun menjadi polwan pertama yang ditunjuk untuk bertugas pemimpin di kantor kepolisian daerah Jawa Barat tersebut. Meski hanya berlangsung 13 bulan, Melda Yanny mengungkap perjalanannya untuk mencapai posisi tersebut hingga pengalamannya membina masyarakat di masa pandemi COVID-19.

Kepada Wolipop, AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H. menceritakan kisahnya menjadi polisi wanita. Dikatakan jika awalnya ia lebih tertarik untuk bekerja di dinas pemerintahan namun mendapat dorongan dari sang ayah juga berprofesi sama. Setelah dijalani, ia pun menyadari jika untuk menjadi polisi bukanlah sekadar profesi.

LIHAT JUGA:







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


"Saya merasa bahwa polisi bukan hanya sekadar profesi tapi jalan untuk mengabdi sampai kahirnya jadi Kapolres menjadi bukti bagaimana kita melayani dengan hati," ungkapnya ketika diwawancara beberapa waktu lalu.

AKBP Melda Yanny yang lulus dari sekolah kepolisian pada 1995 sudah ditugaskan di berbagai divisi dan daerah. Tak jarang ia ditempatkan untuk menangani kasus kekerasan anak dan wanita hingga menjadi dosen di lembaga pendidikan. Sampai akhirnya di 2020, wanita 46 tahun tersebut ditunjuk sebagai Kapolres Banjar dan menjadi wanita pertama yang pernah jadi pemimpin kepolisian di sana.

"Saya diberikan amanah meski biasalah jauh dan suami dan anak tapi bukan hambatan tapi justru dijadikan motivasi bahwa kita sebagai wanita mampu, mampu bersinergi dengan siapapun, bisa melayani masyarakat dengan hati, bagaimana bekerja keras, cerdas, dan ikhlas,"

"Selama di sana saya juga banyak berhadapan dengan para wanita karena walikotanya juga saat itu perempuan jadi banyak kegiatan untuk memberdayakan mereka. Karena dengan wanita yang berdaya, Indonesia juga pasti maju, cara kami adalah dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bersifat simpati," lanjutnya.

Selama jadi Kapolres Banjar, ibu tiga anak tersebut mengaku selalu menekankan kepada para anggota untuk bekerja dengan baik, ikhlas, dan menanamkan kebaikan. Dikatakan prinsip-prinsipnya itu diterapkannya sendiri ketika apel setiap pagi di mana ia juga sering turun tangan menemani para anggotanya untuk menyemati dan memberi contoh. Hal itu pun membuat wanita keturunan Minang tersebut jadi dekat dengan masyarakat.

"Setelah 13 bulan, ada masyarakat yang menangis (setelah dimutasi), mereka masih sering DM (Instagram), WA (Whatsapp), menanyakan kabar karena saya banyak terjun ke ibu-ibu PKK, UMKM untuk mencarikan tempat promosi dagangan mereka, berkolaborasi dengan toserba, ikut relawan, memberi imbauan COVID-19, hingga mempopulerkan tempat-tempat wisata, hal-hal yang kurang tersentuh sebelumnya. Prinsipnya keibuan lah," kata istri dari Kombes Pol Guruh Arif Darmawan itu.

TONTON JUGA:

Bertugas menjadi Kapolres selama pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi polwan yang memiliki segudang prestasi ini. Namun masa tersebut juga dianggapnya paling berkesan karena bisa terjun melayani masyarakat dengan hati. Menurutnya mengedukasi mereka untuk menaati prokes perlu dilakukan dengan pendekatan yang baik.

"Berusaha mendisiplinkan masyarakat meminta mereka pakai masker perlu dengan hati, saya tiap hari woro-woro ke pasar, pernah pakai baju preman untuk melihat siapa-siapa saja yang tidak pakai masker setelah itu kembali dengan baju polisi, juga bagaimana kami mengingatkan soal vaksin karena awalnya ada penolakan, dan lain-lain," ujarnya.

"Pengalaman sama ajudan, mereka bilang, 'Waduh ibu kegiatannya banyak'. Kalau saya nggak bisa diam, kalau ada yang harus didatangi walau nggak ada di jadwal ya didatangi, karena kita diberi amanah lakukanlah yang terbaik. Kalau bukan kita siapa lagi di saat COVID ini, kalau bukan sekarang kapan lagi, itu lah yang setiap pagi saya sampaikan, jadi mereka malah semangat," lanjutnya.



(sumber:detik.com)

AKBP Polwan Indonesia


Loading...