Dipanggil IDI Gara-gara Sangkal COVID-19, Siapa Sebenarnya dr Lois?

Dipanggil IDI Gara-gara Sangkal COVID-19, Siapa Sebenarnya dr Lois?
Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Editor: Kian Santang Teras Viral —Minggu, 11 Juli 2021 15:39 WIB

Terasjabar.id - Nama dr Lois kini jadi perbincangan panas di media sosial. Setelah blak-blakan menyangkal COVID-19 di acara televisi, kini ia dipanggil oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban ilmiah.

dr Tirta alias Tirta Mandira Hudhi angkat bicara. Pasalnya, sosok dr Lois disebut-sebut sudah pernah berseteru dengan dr Tirta terkait COVID-19. Lewat live Instagramnya, dr Tirta membongkar bahwa status dr Lois sebagai dokter kini dipertanyakan lantaran izinnya tidak aktif sejak 2017.

dr Lois juga disebut tidak menangani pasien selama pandemi COVID-19, baik menjadi relawan atau praktek.

LIHAT JUGA:







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)



"Ibu Lois ini mengaku sebagai dokter. Setelah dikonfirmasi ke ketua IDI Pusat dr Daeng dan saya konfirmasi ke ketua MKEK yaitu dr Pukofisa, beliau mengatakan bahwa dr Lois tidak terdaftar di anggota IDI. Semua dokter di Indonesia harus terikat dalam organisasi profesi IDI," ujar dr Tirta dikutip dari unggahan Instagramnya atas izin yang bersangkutan, Minggu (11/7/2021).

"Ingat, ibu Lois tidak terdaftar sebagai anggota IDI. Status dokternya dipertanyakan, STR (Surat Tanda Registrasi) beliau tidak aktif sejak 2017," lanjutnya.

Ia mengaku, sempat mengira akun media sosial dr Lois adalah fake account lantaran domisilinya tidak jelas. Namun kini lantaran pernyataan kontroversialnya di acara televisi viral, dr Tirta menegaskan, perlu ada pertanggungjawaban agar tak menjadi pembohongan publik. Tak lain, dengan cara memberikan klarifikasi dan pembuktian ilmiah di hadapan MKEK IDI.

"Ada pun berita yang disebarkan Ibu Lois terkait interaksi obat, terkait anti masker, terkait mengatakan COVID tidak ada, terkait mengatakan bahwa yang meninggal karena COVID tidak ada, terkait informasi vitamin C setiap jam secara ilmiah harus dibuktikan," tegasnya.

BACA JUGA: LINK Live Streaming Pertandingan FINAL Euro 2020 : Italia vs Inggris, Siapa yang Akan Menjadi Juaranya ??

"Jika tidak bisa mempertanggungjawabkan, maka PB IDI pasti sekali lagi akan menimbang-nimbang, mengurus sesuai hukum yang berlaku. Kasus ini juga sudah diamati oleh pihak berwajib di antaranya Polda Metro jaya dan Polri," sambung dr Tirta.


(sumber:detik.com)

Corona Covid 19 Dr.Lois


Loading...