Masjid Ditutup tapi Pasar Dibuka saat PPKM Jadi Kontroversi, Ini Kata Ustaz Das'ad Latif

Masjid Ditutup tapi Pasar Dibuka saat PPKM Jadi Kontroversi, Ini Kata Ustaz Das'ad Latif
fajar
Editor: Dani Ramdani Hot News —Jumat, 9 Juli 2021 11:24 WIB

 Terasjabar.id- Sebelumnya, penutupan rumah ibadah termasuk masjid selama PPKM Darurat menuai kritikan dari beberapa pihak. Lalu, hal tersebut dibandingkan dengan pasar yang masih tetap dibuka. Pasar dinilai juga berpotensi menciptakan kerumunan.

Terkait hal tersebut, Ustaz Das'ad Latif pun mencoba memberikan penjelasan. Dia mengatakan bahwa segala fungsi-fungsi yang ada di dalam masjid boleh dipindahkan ke rumah. Namun, untuk pasar, tidak mungkin dipindahkan ke rumah.

"Sholat berjamaah boleh di rumah, berdoa boleh di rumah, ngaji boleh di rumah, zikir boleh di rumah. Tapi, fungsi-fungsi pasar tidak bisa kau pindahkan ke rumah. Mau beli beras, tidak ada beras, apa beli di rumah sendiri berasnya? Kalau penjual beras tidak ada masalah, tapi orang lain?" kata Ustaz Das'ad Latif.

Lagi pula, kata dia, hanya pasar-pasar tertentu yang dibuka. Ustaz Das'ad Latif memberikan penjelasan kepada jamaah begitu jelas dan mudah dipahami.

Dalam ceramahanya tersebut, Ustaz Das'ad juga mengingatkan agar tidak menanggapi pesan-pesan di media sosial yang isinya hanya ujaran kebencian. Sebab, hal itu akan membuat energi jadi terbuang.

Selain itu, ia juga memohon kepada agar pengusaha alat kesehatan tidak memanfaatkan situasi sulit ini sebagai ladang bisnis.

"Kepada saudara-saudara kami para pengusaha. Terutama mereka yang bergerak di bisnis alat kesehatan, tolong jangan jadikan COVID-19 ini, jangan jadikan wabah ini sebagai ladang bisnis. Kami tidak pernah marah kalau kau bisnis ladang sawit. Kami ikhlas kamu berbisnis tambang. Tapi tolong jangan jadikan COVID ini sebagai ladang bisnis diantara kalian," ujarnya

FOLLOW JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)



(INDOZONE)



PPKM COVID MESJID


Loading...