Jalan Permukiman Jadi Jalur Tikus, Warga Kalisari Jaktim Khawatir Klaster Covid-19

Jalan Permukiman Jadi Jalur Tikus, Warga Kalisari Jaktim Khawatir Klaster Covid-19
(Tribunnews.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Kamis, 8 Juli 2021 13:40 WIB

Terajsabar.id - Imbas adanya posko penyekatan di sejumlah titik perbatasan menuju Jakarta, jalan permukiman warga menjadi jalur tikus pengendara untuk menghindari petugas yang berjaga di Jalan Raya Bogor. Sontak hal ini banyak dikeluhkan, salah satunya warga RT04/02 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ilyas warga sekitar (40) mengatakan, sejak PPKM Darurat mulai diterapkan pada Sabtu 3 Juli 2021, permukiman warga sudah dipadati kendaraan yang mencoba meloloskan diri dari posko penyekatan.

"Karena semakin hari semakin padet, warga jadi protes. Kenapa jadi jalan alternatif kendaraan padahal ini pemukiman yang hanya muat dua mobil, itu pun mepet," ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Lengangnya Jalan Raya Bogor selama PPKM Darurat ternyata tak sesuai kenyataan. Pasalnya, meski tak ada kemacetan di posko penyekatan namun penumpukan kendaraan terjadi jalan permukiman warga yang dijadikan alternatif para pengendara. 

"Kemarin sempat lihat diberita kendaraan menurun di penyekatan Jalan Raya Bogor, tapi aparat gabungan enggak melihat di jalan tikus ramai kendaraan bikin macet permukiman," katanya.

Ilyas menuturkan, imbas kepadatan yang terjadi dikhawatirkan malah menyebabkan penyebaran Covid-19 di lingkungan warga. Selain itu, lalu lalang kendaraan juga meresahkan karena warga kesulitan untuk menyebrang jalan.

"Mau nyebrang juga susah kan jalan pemukiman, terus anak-anak takut ketabrak kendaraan," ucapnya. 

Kini untuk mengatasi hal itu, petugas gabungan mulai menjaga jalur alternatif tersebut yang biasa digunakan pengendara untuk lolos dari pos penyekatan. "Diperiksa, kalau bukan KTP sini dia putar balik ga bisa lewat," tuturnya.

Disadur dari Sindonews.com 

Posko Penyekatan Pandemi Covid-19 JAlan Raya Bogor Jalan Pemukuman Jalur Tikus


Loading...