Kasus Kematian Tinggi, BPBD Majalengka Bakal Rekrut Relawan Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19

Kasus Kematian Tinggi, BPBD Majalengka Bakal Rekrut Relawan Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19
Ilustrasi- Sejumlah keluarga yang hendak memakamkan jenazah pasien Covid-19 di pemakaman khusus Covid-19 TPU Cikadut sempat kesulitan mengangkut jenazah ke liang lahat karena sejumlah tukang pikul jen
Editor: Indra Hot News —Kamis, 8 Juli 2021 10:00 WIB

TERASJABAR.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Majalengka bakal merekrut relawan pemulasaraan jenazah Covid-19 dalam waktu dekat ini.

Hal itu disebabkan kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Majalengka mengalami lonjakan cukup siginifikan.

LIHAT JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Jumlahnya masih terbilang kurang lantaran kasus kematian akhir-akhir ini lebih banyak dari biasanya.

"Kami saat ini memiliki 45 petugas pusdalops BPBD, 4 Satpol PP dan 60 Tagana yang biasa melakukan pemulasaraan jenazah secara bergantian, tapi itu kurang," ujar Indra kepada Tribun Jabar, Kamis (8/7/2021).

Terutama, jelas dia, pemulasaraan jenazah untuk di kecamatan wilayah selatan atau daerah pegunungan.

Selama ini, BPBD Majalengka merasa kerepotan jika ada kasus kematian dari berbagai kecamatan yang tersebar di utara, Majalengka Kota, dan wilalah selatan.

"Sedang dipersiapkan untuk merekrut relawan pemulasaraan dan pemakaman dari kecamatan yang jauh (selatan)," ucapnya.

TONTON JUGA:

BPBD Majalengka ak menampik, ada beberapa kasus kematian pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri.

Sementara, beberapa rumah sakit rujukan pasien Covid-19 tak lagi bisa menampung karena penuh.

"Karena banyak yang meninggal sedang isolasi di rumah, sementara rumah sakit penuh," jelas dia.

Nantinya, BPBD Majalengka merekrut relawan dari setiap kecamatan di wilayah selatan.

Ada sekitar 6 hingga 8 orang yang akan direkrut per kecamatan. "Dari kecamatan yang jauh dulu, sekitar 6-8 orang per kecamatan," katanya.

BACA JUGA:Heboh Klaster Pabrik di Cicurug Sukabumi, Petugas Gabungan Lakukan Sidak

Menurut data BPBD Majalengka, hingga Rabu (7/8/7/2021), ada  147 angka kematian akibat Covid-19 terjadi di Kabupaten Majalengka dalam jangka waktu hanya 10 hari.

Bahkan, dalam sehari kasus kematian ada yang sampai 22 kali.

Rinciannya pada 28 Juni 13 kasus, 29 Juni 22 kasus, 30 Juni 19 kasus, 1 Juli 18 kasus, 2 Juli 10 kasus, 3 Juli 16 kasus 4 Juli 11 kasus dan 5 Juli 18  kasus. Ada pun pada 6 Juli terdapat 14 kasus dan tanggal 7 Juli 6 kasus.

(SUMBER TRIBUNJABAR.ID)

BPBD Majalengka Pemulasaran Jenazah Relawan


Loading...