Tiga Hari Lagi Tanggal 1 Zulhijah 1442 H, Ini Bacaan Doa Awal Bulan serta Keutamaan Bulan Zulhijah

Tiga Hari Lagi Tanggal 1 Zulhijah 1442 H, Ini Bacaan Doa Awal Bulan serta Keutamaan Bulan Zulhijah
ILUSTRASI _ Berdoa kepada Allah SWT
Editor: Indra Hot News —Kamis, 8 Juli 2021 09:44 WIB

TERASJABAR.ID-Berdasarkan kalender Islam, hari Idul Adha 2021, yang diperingati tanggal 10 Zulhijah 1442 H, bertepatan dengan 20 Juli 2021.

Karena itu, awal bulan Zulhijah atau tanggal 1 Zulhijah 1442 H jatuh pada Ahad 11 Juli 2021.

Itu artinya tiga hari lagi kita akan memasuki bulan Zulhijah.

LIHAT JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Tentu saja doa awal bulan ini dimaksudkan sebagai rasa bersyukur terhadap waktu yang telah dianugerahkan Allah SWT.

Kendati sebenarnya, setiap waktu, detik demi detik, menit, jam, hari, bulan hingga tahun, adalah waktu berharga yang perlu disyukuri.

Lantas, bagaimanakah bacaan doa awal bulan atau doa pergantian bulan tersebut.

Berikut TribunJabar.id rangkum bacaan doa awal bulan atau doa pergantian bulan lengkap dalam bahasa Arab, latin dan artinya.

Doa Awal Bulan

الله اكبر الله اكبر الله اكبر الحمد لله الذي ذهب بشهر كذا وجاء بشهر كذا

Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. Alhamdulillahil ladzii dzahaba bi syahri kadzaa wa jaa-a bi syahri kadzaa.

Artinya : 

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan bulan ini (sebutkan nama bulannya) dan telah mendatangkan bulan ini (sebutkan nama bulan yang baru).”

Dilansir dari bincangsyariah.com, bacaan doa pergantian bulan ini diambil dalam kitab Al Adabus Syariyah, Imam Ibn Muflih Al Maqdisi.

Ilustrasi buka puasa Ramadan.
Ilustrasi - membaca doa awal bulan. (Pixabay)

Baca juga: Kata Quraish Shihab Soal Takut Allah vs Takut Virus Corona: Anjurkan Doa Ini, Berikut Penjelasanny

Selain doa pergantian bulan di atas, sahabat muslim juga dapat membaca doa syukur berikut ini.

وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ أَللهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلَالِ والْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلُهُ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ، وَصَلّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Wa ma ‘alimtu fiha mimma tardhohu wa wa’adtani ‘alaihis sawab, fa as’alukallohumma ya karim ya dzal jalali wal ikrom an tataqobbalahu minni wa la taqtho’ roja’i minka ya karim, wa shollallahu ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Artinya:

"Dan, apa yang aku lakukan di tahun ini yang Engkau ridhai dan janjikan ganjaran padanya, maka aku bermohon pada-Mu Ya Allah Yang Maha Mulia, Yang Maha Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, untuk menerima amalku, dan tidak memupuskan harapanku pada-Mu. Dan Allah senantiasa berselawat dan memohon selamat kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw., keluarganya dan para sahabatnya."

TONTON JUGA:

Demikian, bacaan doa awal bulan di atas dapat dibaca setelah menunaikan salat Magrib.

Karenanya kalender Hijriah berpatokan pada terbit dan terbenamnya matahari.

Bila matahari sudah tergelincir di ufuk barat maka hari telah berganti.

Keutamaan dan Amalan di Bulan Zulhijah

Menyambut bulan Zulhijah dengan doa awal bulan diharapkan menjadi langkah baik untuk mengamalkan amalan baik lainnya di bulan Zulhijah.

Seperti diketahui, bulan zulhijah merupakan satu di antara bulan haram ( bulan mulia) dan istimewa.

Pasalnya, bulan zulhijah ini merupakan satu dari empat bulan haram atau bulan mulia.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah SWT Surat At Taubah ayat 36.

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ

Artinya:

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram."

"Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS At Taubah : 36)

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis shahih dari Abu Bakrah, Rasulullah SAW bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi.

Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci).

Tiga bulannya berturut-turut yaitu zulkaidah, zulhijah dan muharram.
(Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).

Demikian dari keistimewaan bulan zulhijah tersebut menunjukkan bulan mulia dan bernilai besar pahalanya bila beribadah di bulan tersebut.

Sebagaimana diketahui, bulan zulhijah umat muslim mengerjakan ibadah mulai dari puasa sunah 8 dan 9 zulhijah, salat Iduladha, hingga berkurban.

Selain itu, masih banyak amalan dan keutamaan lainnya yang terdapat di bulan zulhijah tersebut.

Dilansir TribunJabar.id dari muslim.or.id, ada 5 amalan sunah yang juga bisa dikerjakan secara bersamaan.

Kelima amalan sunah tersebut bahkan dinilai sebagai amalan shalih yang pahalanya luar biasa.

1. Zikir

Zikir merupakan ibadah mutlak yang tak bisa dilepas dalam keseharian.

Boleh dikatakan Zikir hakikatnya menjadi kewajiban umat muslim.

Sebagaimana termaktub dalam Ummul Quran dan bacaan doa lainnya.

Namun selain menjadi dasar kewajiban, Zikir adalah upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hal ini dilakukan agar umat manusia tentram, dalam pertolongan dan lindungan-Nya.

Berkenaan dengan bulan zulhijah, Zikir menjadi amalan yang sayang dilewatkan.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran Surat Al Hajj:28)

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan…”

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu berkata, yang dimaksud hari-hari ditentukan itu adalah 10 hari pertama bulan zulhijah.

BerZikir menjadi lebih diutamakan di hari-hari tersebut untuk diperbanyak.

Zikir bisa dilakukan dengan sederhana, di antaranya menyebut dan memuji Allah, tahmid, takbir dan beristigfar.

Sebagaimana hal ini juga pernah disebutkan Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

“Maka perbanyaklah di hari-hari tersebut dengan tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad, Shahih)

BACA JUGA:Emoji Wajah Tanpa Mulut, Apa Artinya?

2. Tilawah Al Quran

Tilawah Al Quran atau membaca Al Quran merupakan amalan yang juga sayang dilewatkan.

Membaca Al Quran sangat dianjurkan diamalkan dalam keseharian.

Tetapi di bulan zulhijah sangat dianjurkan untuk memperbanyaknya.

Karenanya Tilawah Al Quran juga bagian dari Zikir.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

القرآن أفضل الذكر

“Al Qur’an adalah sebaik-baik Zikir.” (HR. Ibnu Khuzaimah, Shahih)

Hal yang baik bila dalam waktu 10 hari awal bulan zulhijah dapat mengkhatamkan bacaan Al Quran.

Paling tidak Tilawah Al Quran dapat dikerjakan 3 juz setiap harinya.

Dalam sehari, membaca Al Quran pun dapat diamalkan memanfaarkan waktu shalat fardhu.

3. Sedekah

Sedekah menjadi satu di antaranya banyaknya amalan yang pahalanya dilipatgandakan Allah SWT.

Menjelang Idul Adha, amalan sedekah menjadi keutamaan.

Sedekah di bulan zulhijah apalagi di hari Arafah mendatangkan ramhat Allah SWT.

Ada kemuliaan Allah SWT menjanjikan hamba-Nya yang mengasihi sesamanya dengan bersedekah.

Karenanya inti menyembelih hewan kurban memiliki esensi bersedekah.

Selain itu, ada juga keutamaan sedekah yang nilainya rugi bila tak kerjakan.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Al Munaafiquun: 10.

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkanku sampai waktu yang dekat, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih.”

4. Kurban

Tentu saja amalan zulhijah menjadi bagian dari Iduladha adalah kurban.

Dalam Quran Surat Al Kautsar: 2, Allah Subhanahu wata'alla berfirman.

"Maka salatlah kamu untuk Tuhanmu dan berkurbanlah!."

Kurban menjadi ibadah yang disyari'atkan dilaksanakan muslin di bulan zulhijah setahun sekali.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

"Barangsiapa yang salat seperi kita salat dan berkuban seperti kita berkurban, maka sungguh dia telah mengerjakan kurban dengan benar. Dan barangsiapa yang menyembelih kurbannya sebelum salat Iduladha, maka kurbannya tidak sah." (HR. Al Bukhari).

5. Haji

Pamungkas, sebagai dasar rukun islam yang disyariatkan di bulan zulhijah adalah haji.

Ihram untuk haji bisa dilaksanakan dalam bulan-bulan yang sudah ditentukan, yaitu syawal, dzula'adah dan zulhijah.

Selain bulan-bulan tersebut maka ihram untuk haji tidak sah.

Maka hampir sebagian besar semua prosesi manasik haji dilakukan di bulan Zulhijah.

(SUMBER TRIBUNJABAR.ID)


Idul Adha 1442H Doa Awal Bulan Keutamaan Bulan Zulhijah


Loading...