Cerita Ma'ruf Amin Tersudutkan Survei Pencitraan Tokoh Tertentu

Cerita Ma'ruf Amin Tersudutkan Survei Pencitraan Tokoh Tertentu
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Editor: Kian Santang Hot News —Kamis, 8 Juli 2021 08:25 WIB

Terasjabar.id - Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, berbicara terkait hasil beberapa survei saat Ma'ruf Amin diberi julukan 'King of Silent' oleh BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Masduki menyebut beberapa hasil survei kerap menyudutkan Ma'ruf Amin.

"Saya kira pendapat pihak lain perlu juga dikemukakan. Termasuk survei-survei yang sering muncul, bahwa pencitraan terhadap tokoh-tokoh tertentu, dilakukan oleh surveyor tertentu, yang kadang menyudutkan berbagai pihak tapi juga menonjolkan pihak lain. Wapres kadang tersudutkan juga oleh survei itu," kata Masduki dalam konferensi persnya, Rabu (7/7/2021).

LIHAT JUGA:







View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Masduki menilai survei-survei yang kerap menyudutkan seseorang, termasuk Ma'ruf Amin kurang kredibel. Menurutnya, ada lembaga survei yang kredibel menunjukkan kinerja bagus yang telah dilakukan oleh Ma'ruf.

"Tapi ada juga survei lain yang sangat kredibel, yang menempatkan kinerja Presiden dan wakil presiden dengan sangat baik. Survei LP3ES Litbang Kompas, yang reputasinya tak diragukan itu justru menempatkan Wakil Presiden kinerjanya sangat bagus," ucapnya.

Masduki menuturkan Ma'ruf bekerja mengkoordinasi terhadap pekerjaan yang dilimpahkan oleh Presiden Jokowi. Presiden dan Wakil Presiden juga disebut bukan pekerja eksekutorial.

BACA JUGA: Scarlett Johansson Hamil Anak Pertama dengan Colin Jost

"Presiden dan wakil presiden itu bukan pekerja eksekutorial, bukan yang mengeksekusi, yang mengeksekusi adalah kementerian dan lembaga. Wapres itu bekerja mengkoordinasi terhadap pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya dikerjakan oleh Presiden tapi kemudian dilimpahkan kepada Wakil Presiden. Itulah pekerjaan Wakil Presiden," tuturnya.

Masduki mengatakan, selama ini Ma'ruf Amin telah bekerja cukup baik. Menurutnya, apa yang telah dikerjakan Ma'ruf tidak selalu disuarakan karena Ma'ruf memiliki gaya yang low profile.

"Sepanjang terhadap pokok tugas fungsi itu, Wapres di mata saya dan mata tim lain yang mendampingi sudah bekerja cukup baik. Bahwa kemudian bekerja tak selalu didengungkan, tidak selalu disuarakan, itu iya. Karena memang Wakil Presiden kita ini dengan gaya low profilenya punya argumentasi sendiri yang sering kita kemukakan. Kalau sudah Presiden dan menteri-menteri sudah ngomong, ya sudah cukup," katanya.



(sumber:detik.com)

Petinggi negara Indonesia Ma'ruf Amin


Loading...