Tiga Gedung Disiapkan Jadi Ruang Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Karawang, Termasuk Asrama Haji

Tiga Gedung Disiapkan Jadi Ruang Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Karawang, Termasuk Asrama Haji
Satuan Lalulintas Polres Karawang merekayasa lalu lintas, menutup dua titik jalan dalam kota sebagai upaya penegakan PPKM Darurat pandemi Covid-19.
Editor: Indra Hot News —Rabu, 7 Juli 2021 15:25 WIB

TERASJABAR.ID-Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menambah ratusan tempat tidur untuk pasien Covid-19. Tiga gedung baru rencananya digunakan untuk tempat isolasi mandiri.

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan bed occupation rate (BOR) atau keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Karawang saat ini telah mencapai 92,3 persen dari 1.500-an tempat tidur yang telah disediakan.

LIHAT JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Tingginya kasus memaksa pemerintah untuk mengantisipasi perawatan dengan menambah tempat tidur baru.

Aep menyebutkan, rencananya ada tiga gedung yang akan digunakan menjadi ruang isolasi pasien Covid-19.

Pemkab Karawang telah mengecek gedung-gedung tersebut, yakni Gedung Asmara Haji Al Jihad 50 bed, Mes Persika 28 bed, dan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans 80 bed.

"Sebenarnya ada lima gedung, tapi yang sudah pasti hanya tiga gedung. Di antaranya asrama haji bisa kapasitas 50 bed, lalu Mes Persika itu bisa 28 bed, kemudian BLK Disnakertrans itu bisa 80 bed," kata Aep saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (7/7/2021).

TONTON JUGA:

Aep menyebutkan, pihaknya sudah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan persiapan yang dibutuhkan untuk ruang isolasi mandiri baru tersebut.

"Kalau dicek sudah sangat cocok. Pertama ruangan dan kamar mandi juga ada di dalam," ujarnya.

Sebelumnya, BPBD Karawang, bersama Yonif 305 telah mempersiapkan tiga  tenda berukuran 5x12 meter dan 4x5 meter, yang ditempatkan di lingkungan RSUD.

BACA JUGA:Selama Pandemi, Sudah 2.420 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Cikadut Kota Bandung

Dua buah tenda berukuran 5X12 bisa untuk menampung 20 pasien. Sementara satu tenda berukuran 4X5 meter untuk penjaga. Sementara dari 305 meminjamkan 40 velbet. "Langsung digunakan dan penuh juga," katanya.

Pemkab Karawang juga telah menyiapkan tenda darurat di Rumah Sakit Paru Jatisari sebagai langkah antisipasi.  

(SUMBER TRIBUNJABAR.ID)

Ruang Isoman Pasien Covid Karawang


Loading...