Covid Meledak, Alkes Impor Asal China Langsung Banjiri RI!

Covid Meledak, Alkes Impor Asal China Langsung Banjiri RI!
VALUE CONSULT
Editor: Dani Ramdani Hot News —Rabu, 7 Juli 2021 10:47 WIB

Terasjabar.id - Penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia semakin tinggi sejak bulan lalu atau seusai libur Hari Raya Idul Fitri. Penambahan kasus positif harian bahkan terus mencapai level tertinggi.

Lonjakan kasus ini membuat pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Mikro Darurat hingga 20 Juli mendatang dan berharap penyebaran kasus bisa minimalisir menjadi di bawah 10 ribu per hari.

Penyebaran yang makin tinggi ini juga tercermin dari impor alat kesehatan (alkes) yang ikut melonjak. Terutama impor alat PCR dan Rapid test hingga pakaian pelindung atau APD.

Adapun impor ini didominasi berasal dari China atau sebesar 26,65% dari total impor seluruh alkes ke Indonesia pada periode 3 Mei hingga 3 Juli 2021.

"Banyak dari China," ujar Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Syarif Hidayat kepada CNBC Indonesia, Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, untuk periode impor ini yang paling banyak dan mendominasi adalah test kit Covid-19. Dimana besaran impor test kit ini tercatat 61,11% dari total impor alat kesehatan untuk penanganan Covid-19.

"Ini untuk penanganan Covid-19 yang mendapatkan fasilitas pembebasan. Diikuti alat pendukung lainnya, alat medis, hand sanitizer, virus transfer media, dan APD," jelasnya.

Berikut impor 10 alkes terbesar pada 3 Mei-3 Juli 2021:

1. PCR Test US$ 13,67 juta (41,99%)
2. Lainnya US$ 8,37 juta (25,73%)
3. Rapid Test US$ 6,1 juta (18,7%)
4. Ventilator US$ 2,23 juta (6,85%)
5. Hand Sanitizer US$ 1,24 juta (3,81%)
6. Virus Transfer Media US$ 407,5 ribu (1,25%)
7. Masker US$ 345,4 ribu (1,06%)
8. Alat Pemindai US$ 135,8 ribu (0,42%)
9. Termometer US$ 56.683 (0,17%)
10. APD US$ 5.944 (0,02%)

FOLLOW JUGA






View this post on Instagram











A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)

:





(CNBC INDONESIA)

covid covid19 corona


Loading...