Kabar Baik dari Putin, Ada Signal Rusia Produksi Vaksin di RI

Kabar Baik dari Putin, Ada Signal Rusia Produksi Vaksin di RI
sesawi.net
Editor: Dani Ramdani Hot News —Selasa, 6 Juli 2021 13:18 WIB

Terasjabar.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengadakan kunjungan ke Jakarta pada Selasa (6/7/2021). Dalam kunjungan itu, ia bertemu dengan Menlu RI Retno Marsudi dan membicarakan beberapa hal.

Salah satu poin yang menjadi topik diskusi antara kedua menlu adalah soal penanganan Covid-19. Lavrov menyebut bahwa Moskow sepakat dengan Indonesia bahwa vaksin merupakan hal yang sangat diperlukan bagi seluruh dunia sehingga distribusi vaksin haruslah meliputi seluruh masyarakat dunia.

"Indonesia dan Rusia sepemahaman bahwa vaksin harus mampu menjangkau seluruh komunitas internasional," ujar Menlu yang berada dalam jajaran kabinet Presiden Vladimir Putin itu dalam jumpa pers bersama Menlu RI.

Lebih lanjut Lavrov juga menyebut bahwa saat ini pihak Rusia sedang berkoordinasi secara bilateral dengan pihak Indonesia untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan Rusia. Termasuk melokalisasinya di wilayah RI.

"Kami mengkonfirmasi kesiapan kami dengan Indonesia, termasuk dalam konteks bilateral, di mana terdapat kemungkinan suplai vaksin dan juga pembicaraan mengenai lokalisasi vaksin itu di wilayah Indonesia," tambahnya.

Sementara itu Menlu Retno menyebut bahwa Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI atau BPOM telah melakukan kunjungan ke Rusia untuk memantau langsung proses produksi vaksin Covid-19 Sputnik V. Rusia sendiri telah mengembangkan empat vaksin Covid-19, termasuk yang dikirimkan ke luar negeri Sputnik V dari Gamaleya Institute.

"Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Vladimir Putin telah melakukan percakapan telepon pada Maret 2020 terkait kerja sama penanganan pandemi. Rusia juga menyumbangkan obat anti virus dan peralatan medis ke Indonesia pada tahap awal wabah Covi-19," kata Retno.

"Kerja sama akan diperkuat melalui MoU Kerjasama Kesehatan kedua negara yang sedang difinalisasi saat ini. Dua MoU ini akan menjadi landasan kerjasama kesehatan dalam jangka menengah dan panjang termasuk rencana untuk bersama-sama memproduksi vaksin antara Indonesia dan Rusia."

Sputnik V sendiri belum mendapat izin penggunaan darurat WHO. Namun, mengutip Reuters, Kepala Russian Direct Investment Fund (RDIF) yakin izin akan segera keluar

FOLLOW JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)







(CNBC INDONESIA) 

covid covid19 vaksin russia


Loading...