Iwan Fals Soal Penimbun Oksigen: Dihukum Seberat-beratnya

Iwan Fals Soal Penimbun Oksigen: Dihukum Seberat-beratnya
RRI
Editor: Dani Ramdani Hot News —Senin, 5 Juli 2021 11:53 WIB

Terasjabar.id -- Musisi Iwan Fals mengomentari penimbun oksigen, obat-obatan, vitamin dan kebutuhan dasar lainnya di tengah lonjakan kasus Covid-19. Komentar itu disampaikan Iwan lewat sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya.

Menurut Iwan, orang-orang yang menimbun oksigen dan kebutuhan lain demi keuntungan itu harus dihukum seberat mungkin.

Cuitan Iwan Fals ini dilatarbelakangi kelangkaan oksigen di banyak daerah di Indonesia beberapa hari terakhir. Pasien Covid-19 di rumah sakit maupun isolasi mandiri kesulitan mendapatkan tabung oksigen.

Krisis oksigen ini bahkan menyebabkan 33 pasien di RSUP Dr Sardjito Sleman, Yogyakarta meninggal dunia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut kebutuhan oksigen melesat dari 400 ton menjadi 2.500 ton per hari. Saat ini, banyak pasien Covid-19 di rumah sakit bergejala berat-kritis yang membutuhkan oksigen untuk perawatan.

"Ya iyalah, para penimbun oksigen, obat2an, vitamin serta kebutuhan dasar utk hidup, demi keuntungan dan karena keserakahan di masa pandemi ini, ya harus dihukum se-berat2nyalah... Tega amat," tulis Iwan.

Juru Bicara (Jubir) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi meminta masyarakat dan distributor tidak menimbun oksigen medis dan obat-obatan Covid-19 pada masa darurat pandemi.

"Ini masa genting bukan saatnya mengambil kesempatan pribadi. Sekali lagi saya sampaikan hukuman pasti menanti. Saya ulangi lagi hukuman pasti menanti bagi mereka yang mengeksploitasi masa darurat demi kepentingan pribadi," kata Jodi dalam konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB, Minggu (4/7).

Lebih lanjut, Jodi mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mempercepat pengadaan obat, oksigen, dan alat kesehatan pada masa pandemi.

"Kami menyadari ketersediaan oksigen terbatas, maka dari itu pemerintah akan mencari oksigen secara maksimal baik dari industri lokal maupun impor," tutur Jodi.

Dia juga meminta masyarakat yang tidak mengalami situasi kritis akibat Covid-19 untuk tidak membeli apalagi menimbun oksigen medis. Ia meminta masyarakat umum sadar akan kebutuhan oksigen medis untuk pasien Covid-19 saat ini.

FOLLOW JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)





(CNN INDONESI)

iwan fals oksigen krisi oksigen


Loading...