Akibat RS Penuh Gedung Diklat BKPSDM Jadi Tempat Isolasi C-19

  Akibat RS Penuh Gedung Diklat BKPSDM Jadi Tempat Isolasi C-19
Editor: Epenz Teras Kuningan —Senin, 5 Juli 2021 08:19 WIB

Kuningan, Terasjabar.id - Menyikapi terjadinya Krisis Ruang inap di RSUD'45 dan RS Swasta di Kuningan, Pemerintah daerah Kab Kuningan memilih Gedung Pusdiklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang berlokasi di Desa Cikaso menjadi tempat isolasi bagi pasien positif Covid-19 dengan daya tampung sekitar 100 pasien. Persiapan sarana prasarana untuk mengantisifasi lonjakan pasien C-19 tersebut, Bupati Kuningan H Acep Purnama, SH, MH, saat dikonfirmasi Minggu (04/07/2021) membenarkan bahwa, gedung diklat BKPSDM tersebut akan dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19. Lokasi gedung Diklat BKPSDM, sudah ditinjau sekaligus memberi arahan kepada relawan Covid-19, yang tengah mengikuti pelatihan SOP dengan memakai Hazmat/Alat Pelindung Diri (APD) di lokasi tersebut.

Kebijakan memanfaatkan ruangan kamar asrama dan aula di BKPSDM ini kata Bupati Acep, dilakukan agar keterisian rumah sakit bisa turun. Tak hanya itu, saat ini RS dikhususkan untuk pasien dengan gejala berat dan sangat berat, ujarnya.

Disini ada 37 kamar, masing masing kamar bisa untuk 2 orang artinya ada 74 tempat tidur. Ketika semua kamar penuh kita siapkan Aula juga dengan sarana 'velbet' dari Kodim 0615 Kuningan. Disini ada pusat kendali oleh 'nakes' untuk mengontrol pasien yang di isolasi, terang Acep

“Upaya menyediakan tempat isolasi dengan memanfaatkan gedung pemerintah ini merupakan langkah untuk mengantisipasi kondisi darurat, dimana ruang isolasi di Rumah Sakit sudah benar-benar penuh. Hal ini sebagai langkah antisifasi, agar masyarkat terlayani dengan baik secara medis,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Acep berkeliling melihat semua kamar-kamar asrama dan aula graha sajati yg akan digunakan utuk pasien isoman Covid-19 ini. Didampingi Sekda Kuningan, DR. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Dandim 0615 Letkol Czi David Nainggolan, Polres Kadinkes Dr.Susi Lusiyanti, Kalaka BPBD Kuningan Indra Bayu, Staf Ahli, Camat Kramatmulya Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP., M.Si. dan anggota Satgas Percepatan Penanganan C-19.

“Kendala dan tantangan yang dihadapi Pemerintah kabupaten Kuningan, yaitu banyaknya para tenaga kesehatan, baik di RS maupun di Puskesmas yang terpapar positif Covid-19 dimana saat ini sedang melakukan Isoman,”ungkapnya.

Bupati Acep berharap, agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar, karena peran serta mnasyarakat sangat membantu untuk menangani lonjakan Covid-19 di Kabupaten Kuningan, tegasnya.(H WAWAN JR/H Aboy)

Pandemi covid-19 Tempat Isolasi Gedung Diklat BKPSDM BPBD Kuningan


Loading...