'Belanda Connection' di Persib Bandung Mirip AC Milan di Era The Dream Team

'Belanda Connection' di Persib Bandung Mirip AC Milan di Era The Dream Team
Marc Klok sudah bergabung latihan bersama pemain Persib Bandung, Jumat (2/7/2021).
Editor: Indra Hot Persib —Minggu, 4 Juli 2021 08:13 WIB

TERASJABAR.ID-Hengkangnya Marc Anthony Klok dari Persija Jakarta ke Persib Bandung membuat tim Pangeran Biru memiliki empat pemain berdarah Belanda.

Kedatangan Marc Klok itu secara spontan mengingatkan saya ke era akhir 1980-an dan awal 1990-an ketika AC Milan mendapat julukan The Dream Team.

Tentu yang paling terkenal, I Rossoneri pernah begitu melekat dengan trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard.

LIHAT JUGA:






View this post on Instagram

A post shared by Teras Jabar (@terasjabar.id)


Dengan adanya tiga sosok ini, AC Milan pernah dijuluki sebagai The Dream Team alias tim impian.

I Rossoneri di era The Dream Team berhasil merebut empat gelar Scudetto, tiga Liga Champions, tiga Piala Super Eropa, Piala Interkontinental, dan Piala Super Italia di bawah asuhan Arrigo Sacchi dan Fabio Capello.

Akan tetapi, jauh sebelum era kejayaan tersebut, Milan telah merasakan kejayaan pertamanya pada era 1950-1960.
Saat itu, AC Milan pernah begitu melekat dengan trio Skandinavia, yakni negara Swedia.

Bila mundur di awal tahun 1950-an, Anda akan memiliki banyak catatan beraroma Swedia yang cukup bersejarah di I Rossoneri.

Saat itu, tiga pemain asal Swedia kerap disebut Trio GreNoLi.

Para pemain yang turut  membawa AC Milan ke era kejayaan sehingga mendapat julukan The Dream Team, dari kiri: Demetrio Albertini, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten.
Para pemain yang turut membawa AC Milan ke era kejayaan sehingga mendapat julukan The Dream Team, dari kiri: Demetrio Albertini, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten. (web)


Tiga pemain Swedia tersebut adalah Gunnar Nordahl, Gunnar Gren, dan Nils Liedholm.

Mereka pernah bertanggung jawab atas awal sukses besar Milan di dekade 50-an.

Awal kesuksesan Trio GreNoLi bermula pada penampilan apik di Olimpiade London 1948.

Melihat hal tersebut, AC Milan kemudian kepincut dengan permainan ketiganya yang saat itu masih bermain di IFK Norkopping, klub lokal Swedia.

Pencapaian puncak Trio GreNoLi terjadi di musim 1950/51, kala membantu Milan meraih scudetto keempat mereka sepanjang sejarah.

TONTON JUGA:

Mereka akhirnya harus bercerai pada tahun 1953, setelah Gunnar Gren memutuskan hengkang di tahun 1953.

Kembali ke era The Dream Team, AC Milan sukses dengan tiga pemain Belanda di tiga lini: depan (Marco van Basten), tengah (Ruud Gullit), dan belakang (Frank Rijkaard).

Kini Persib Bandung sudah memiliki tiga pemain asal Belanda di tiga lini pula, yaitu Geoffrey Castillion (depan), Marc Klok (tengah), dan Nick Kuipers (belakang).

Persib malah punya dua personel lain yang juga berasal dari Belanda, yaitu pemain depan Ezra Walian dan pelatih Robert Alberts.

Tiga pemain Swedia tersebut adalah Gunnar Nordahl, Gunnar Gren, dan Nils Liedholm.

Mereka pernah bertanggung jawab atas awal sukses besar Milan di dekade 50-an.

Awal kesuksesan Trio GreNoLi bermula pada penampilan apik di Olimpiade London 1948.

BACA JUGA:LINK Live Streaming Quarterfinals EURO 2020 : Ukraina Vs Inggris, The Three Lions Jangan Anggap Remeh Asuhan Shevchenko

Saat itu, Trio GreNoLi sukses mengantarkan Swedia meraih emas setelah mengalahkan Yugoslavia di final.

Melihat hal tersebut, AC Milan kemudian kepincut dengan permainan ketiganya yang saat itu masih bermain di IFK Norkopping, klub lokal Swedia.

Pencapaian puncak Trio GreNoLi terjadi di musim 1950/51, kala membantu Milan meraih scudetto keempat mereka sepanjang sejarah.

Mereka akhirnya harus bercerai pada tahun 1953, setelah Gunnar Gren memutuskan hengkang di tahun 1953.

Kembali ke era The Dream Team, AC Milan sukses dengan tiga pemain Belanda di tiga lini: depan (Marco van Basten), tengah (Ruud Gullit), dan belakang (Frank Rijkaard).

Kini Persib Bandung sudah memiliki tiga pemain asal Belanda di tiga lini pula, yaitu Geoffrey Castillion (depan), Marc Klok (tengah), dan Nick Kuipers (belakang).

Persib malah punya dua personel lain yang juga berasal dari Belanda, yaitu pemain depan Ezra Walian dan pelatih Robert Alberts.

(SUMBER TIRBUNJABAR.ID)

PERRSIB BANDUNG MARC KLOK


Loading...