Video Viral, Polisi Cegat Istri Sendiri Karena Menyetir Sambil Main HP, Rayuan Istri Tak Berhasil

Video Viral, Polisi Cegat Istri Sendiri Karena Menyetir Sambil Main HP, Rayuan Istri Tak Berhasil
Tribunjabar.id
Editor: Malda Teras Viral —Selasa, 15 Juni 2021 14:50 WIB

Terasjabar.id - Sebuah kejadian unik polisi cegat hingga memarahi istri sendiri saat berkendara ini viral di media sosial.

Kejadian unik dan viral ini dialami seorang wanita pemilik akun TikTok bernama @syazanasabri.

Postingannya diunggah pada Minggu 13 Juni 2021.

Hingga Senin 14 Juni 2021, videonya telah disaksikan lebih dari 2 juta tayangan.

Perempuan bernama Syazana Sabri berhenti pada pinggir jalan setelah mobil yang ia kemudikan diketuk pada bagian jendela oleh pihak berwajib dikutip dari artikel Serambi News .

Polisi yang mengendarai motor itu menghentikan laju mobilnya.

Wanita itu sempat terkejut karena diberhentikan.

Ia membuka jendela dan ternyata polisi yang mengetuk jendela adalah suaminya sendiri.

Pada kesempatan yang sama, suami dari Syazana menegur dan menasehati agar tidak menyetir mobil sambil main hape.

Karena akibat yang ditimbulkan dari aktivitas demikian bisa berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain.

Syazana berusaha menghibur suaminya dengan menyanyikan lagu ulang tahun agar bisa meredam kemarahan suaminya.

Meski telah dihibur demikian, polisi ini tetap tegas dan berlalu dari hadapan kamera.

Video ini mendapat respons baik dari pengguna medsos.

Menyebut suami menegur demikian karena peduli dan sayang pada istirnya sehingga mengejar dan mengetuk kaca agar Syazana berhenti bermain ponsel.

Sebut Syazana, suaminya sering menegur agar tidak bermain ponsel saat sedang menggunakan kendaraan, karena bisa berakibat fatal.

Secara keseluruhan, video ini mendapat perhatian dan respon positif dari pengguna medsos. 

Sebab, apapun alasan yang diberikan, menggunakan kendaraan sambil menggunakan ponsel sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Lebih bahaya dari alkohol

Melansir dari Kompas.com, sekarang ini berkendara sambil mengoperasikan handphone, seolah sudah menjadi kebiasaan yang wajar dilakukan.

Tidak hanya pengemudi kendaraan roda empat, tetapi pengendara roda dua pun banyak yang bermain ponsel sambil berkendara.

Mungkin belum banyak masyarakat yang menyadari bahwa kebiasaan menggunakan gawai saat mengemudikan kendaraan bermotor menyimpan berbagai bahaya.

Bahkan, potensi bahaya bermain ponsel sambil berkendara lebih berbahaya daripada pengaruh alkohol dari dua botol bir.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu.

Jusri menambahkan, potensi kecelakaan saat mengemudikan kendaraan sambil bermain HP lebih besar dibandingkan berkendara dalam kondisi mabuk.

Hal ini karena saat bermain ponsel pengendara tidak lagi memperhatikan jalan yang dilewati serta pengguna jalan di sekitarnya.

"Berdasarkan penelitian, bahaya bermain HP saat berkendara adalah empat kali lipat lebih besar dari seseorang yang sedang mabuk atau dalam pengaruh alkohol (dalam dosis 2 botol bir),” ucapnya.

Mereka, lanjut Jusri, sama saja dengan berkendara dalam kondisi mata tertutup. Sementara, saat berkendara dalam kondisi mabuk pengendara mabuk masih melihat jalan meski responnya lebih lambat.

“Maka bisa dibayangkan, betapa bahayanya mengoperasikan atau bermain telepon genggam saat mengemudi,” katanya.

Jusri juga mengatakan, berdasarkan hasil penelitian institusi keselamatan berkendara di Inggris sedikitnya ada tiga tipe penggunaan ponsel, yaitu texting dan membaca, bicara di telepon tanpa wireless, dan bicara dengan wireless.

"Dari ketiga perlakuan tersebut memberikan kualitas konsentrasi yang buruk sekali saat mengemudi. Mengganggu konsentrasi kita dan berpengaruh pada kemampuan persepsi dan motorik," tuturnya.

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan tersebut, potensi gangguan yang akan dialami pengendara saat mengemudi sambil berbicara tanpa wireless di atas 65 persen.

“Sedangkan saat berbicara menggunakan wireless potensi bahayanya sebesar 47 persen. Sementara untuk texting sebesar 40 persen,” ujar Jusri.

(Tribunjabar.id)


Viral Polisi Istri Polisi Tilang


Loading...