Advertisement

Bupati Indramayu Naik Pitam, Temukan Pembelian Obat Kedaluwarsa Senilai Rp 1,2 M Saat Sidak RSUD

Bupati Indramayu Naik Pitam, Temukan Pembelian Obat Kedaluwarsa Senilai Rp 1,2 M Saat Sidak RSUD
Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Kamis, 8 April 2021 13:14 WIB

Tearsjabar.id - Bupati Indramayu, Nina Agustina, naik pitam setelah menemukan banyak keganjalan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Indramayu.

Satu di antaranya adalah temuan dugaan pembelian obat expired (kedaluwarsa) senilai Rp 1,2 miliar.

Hal tersebut dibuktikan setelah Nina Agustina memanggil Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Indramayu memeriksa keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Ia juga meminta kepada Inspektorat untuk mengevaluasi dan review ulang laporan keuangan, termasuk adanya temuan dugaan korupsi di pada BLUD RSUD Indramayu selama ini.

"Dokumen laporan keuangan yang selama ini dibuat direksi RSUD Indramayu harus diperiksa dan diselidiki, saya tidak mau ke depan ada masalah hukum," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (8/4/2021).

Pada kesempatan itu, Nina Agustina turut memanggil sejumlah pejabat direktur RSUD Indramayu, terutama yang memiliki kewenangan mengelola obat-obatan.

Sejumlah pertanyaan pun dilontarkan Nina Agustina mengingat adanya temukan Badan Pengawas Keuangan (BPK) yang membuat kerugian negara sampai Rp 1,2 miliar.

Ia pun tak ingin mengambil pusing dan meminta aparat penegak hukum mengusut temuan tersebut.

“Pelayanan kesehatan di RSUD Indramayu ini mejadi prioritas. Kalau pengelolaannya seperti ini, kasihan masyarakat. Nanti akan kita dievaluasi semuanya, semuanya secara total terutama jajaran direksi ke bawah kita evaluasi,” ujar dia. (Tribunjabar.id)



Nina Agustina viral RSUD Indramayu


Loading...